Stadion Wajib Perhatikan Standar FIFA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sudah seyogianya Stadion Andi Mattalatta jadi pembicaraan dunia. Untuk itu, dalam pembangunannya standar FIFA harus jadi acuan.

Tokoh Sepak Bola Indonesia asal Sulsel, Andi Darussalam Tabusalla menyampaikan hal itu. Kata dia, sebuah kebahagian mendengar stadion bersejarah bagi sepek bola di Sulsel itu tetap mendapat perhatian.

Pria yang akrab disapa, ADS itu menyarankan unsur-unsur stadion bertaraf internasional harus jadi perhatian. “Desai modern perlu, tetapi standar FIFA lebih utama,” ujarnya kepada FAJAR, Kamis, 18 Juni.

Untuk itu, kata dia, pihak pengembang perlu melakukan konsultasi khusus ke PSSI. Sebab, untuk standar-standar stadion sudah tidak asing lagi di Indonesia, terbaru Stadion Manahan Solo.

Mantan ketua umum KONI Sulsel itu pun menyampaikan, rujukan FIFA untuk standar stadion terutama yang layak ke level piala dunia telah ditekankan melalui panduan. Pada 2007, FIFA mengeluarkan panduan berjudul “Football Stadiums-Technical Recommendations and Requirements”.

Ada 10 bagian dalam panduan tersebut, mulai dari pra-konstruksi, keamanan, parkir, lapangan, area pemain dan ofisial, penonton, fasilitas pendukung, media, pencahayaan dan sumber energi, hingga arena komunikasi.

“Karena FIFA punya persyaratan cukup ketat,” ungkapnya. Terutama mengenai kapasitas stadion yang layak Piala Dunia. Misalnya, stadion yang akan menggelar laga fase grup hingga perempat final piala dunia minimal kapasitasnya 40.000 penonton.

Seluruh penonton harus disediakan kursi. Kursinya pun harus tunggal. Memiliki bentuk yang aman dan nyaman. Lebar kursi ditetapkan adalah 45-47 sentimeter sedangkan tinggi sandaran minimal 30 sentimeter.

“Jika memang memungkinkan, sebaiknya cabang olahraga selain bola dibuatkan tempat lain yang baik juga. Agar tidak nebeng di stadion,” katanya. Jika memang ada, secukupnya atletik. “Yang paling utama, komitmen perawatan,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sulsel, Muhlis Mallajareng menyampaikan, harapan kedepannya Stadioan Andi Mattalatta sesuai dengan standar FIFA.

“Tetapi untuk konsultasi ke pihak PSSI itu diberikan wewenang ke pihak pemenang tender,” ucapnya. Untuk itu, standar FIFA menjadi salah satu acuan yang diberikan ke penyelenggaranya kedepan.

Sebab, selain kenyamanan stadion tersebut bisa untuk event internasional. Terlebih, stadion ini berada ditengah-tengah kota. Ketertarikan untuk wisata olahraga pasti juga ada jika kualitas nantinya betul-betul sesuai standar internasional. (sal/abg)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : achi