Pelatih dan Pemain Betis Protes Penalti Sevilla

Rubi / EFE

FAJAR.CO.ID, SEVILLE—Real Betis gagal mewujudkan ambisi mereka mencuri poin di markas Sevilla dalam laga perdana La Liga pasca rehat pandemi virus corona. Dalam laga yang berlangsung hari ini, Betis kalah 0-2 dari tuan rumah.

Kekalahan itu dirasakan sangat mengecewakan bagi kubu Betis. Pasalnya, mereka tampil lebih dominan di Estadio R. Sanchez Pizjuan. Pelatih dan pemain Betis juga menganggap keputusan wasit Antonio Mateu memberi penalti pada tuan rumah menjadi alasan di balik kekalahan mereka.

Pada menit ke-54, bek Betis, Marc Batra dianggap melakukan pelanggaran terhadap penyerang Sevilla, Luuk de Jong di kotak terlarang. Wasit Antonio Mateu pun tak ragu untuk menunjuk titik putih yang dieksekusi dengan baik oleh Lucas Ocampos di menit ke-56.

Penalti itu seperti meruntuhkan mental pemain Betis. Hanya berselang enam menit atau tepatnya di menit ke-62, tuan rumah menggandakan keunggulan melalui gol tandukan Fernando yang memaksimalkan assist Ocampos.

Pelatih Betis, Rubi mengatakan, secara keseluruhan, Sevilla memang lebih baik. Namun, mereka juga tampil sangat luar biasa. “Saya harus mengakui bahwa Sevilla lebih baik daripada kami dalam perhitungan keseluruhan. Kami bermain melawan tim yang kuat, secara fisik sulit, sulit diatasi, tetapi saya memiliki perasaan bahwa kami telah bertahan seperti yang kami bisa di babak pertama,” katanya kepada Movistar dikutip dari ABC.

Ia lantas melontarkan kekecewaannya kepada wasit. Menurutnya, tidak ada dorongan yang terjadi dan seharusnya wasit bisa memanfaatkan teknologi VAR untuk memperjelas situasi. “Saya meminta Mateu untuk menonton insiden penalti di monitor tetapi dia tidak mau,” sesal Rubi.

Marc Batra juga sangat marah dengan kinerja Mateu Lahoz. Sang bek menegaskan, itu sama sekali bukan penalti karena dia melompat sebelum De Jong bergerak. “Ini luar biasa, lihat reaksinya, tidak ada yang memprotes apa pun. Sepak bola adalah olahraga kontak. Saya pikir itu bukan penalti,” keluh eks bek Barcelona itu di MARCA. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir