Terkait Kontroversi Mourinho, Eto’o: Itu Semua Bohong

Jose Mourinho/Isabella BONOTTO / AFP via Getty Images

FAJAR.CO.ID, LONDON—Legenda Kamerun, Samuel Eto’o memuji Jose Mourinho sebagai pelatih terbaik dunia. Ia bahkan menegaskan bahwa hal yang kontroversial terkait The Special One adalah kebohongan.

Eto’o menegaskan bahwa pelatih asal Portugal itu jauh lebih hangat daripada yang sering digambarkan orang-orang. Mantan pemain Inter Milan dan Barcelona itu pun mengklaim Mourinho adalah pelatih sekaligus teman bagi pemain.

“Jose, pertama, seorang teman. Dia adalah orang yang jujur ​​dan ketika dia tidak menyukai sesuatu, dia memberitahumu. Kami berdua memiliki temperamen yang kuat dan kami saling memahami dengan baik,” kata Eto’o di Mirror.

“Dia adalah salah satu dari orang-orang terbaik yang saya temukan di sepakbola. Orang-orang mencoba menampilkannya sebagai hal yang kontroversial, tetapi itu bohong,” lanjutnya.

Ia lantas mengungkap apa yang dilakukan Mourinho sebagai pelatih. “Mou adalah pelatih top. Hal lain adalah dia hanya peduli dengan hasilnya. Ini caranya melihat sepakbola dan dalam hal itu dia yang nomor satu,” jelasnya.

Eks pemain Chelsea itu pun mengakui bagaimana sulitnya mengalahkan Mourinho. “Mengalahkannya dalam pertandingan tidak mungkin, Anda tidak akan pernah bisa mengalahkannya. Dia adalah pemenang dan pemimpin sejak lahir. Dia berbicara kepadamu dengan kata-kata yang tepat. Dia hebat,” tegasnya.

Eto’o yang meraih treble winner bersama Mourinho di Inter juga berbicara mengenai Pep Guardiola yang melatihnya di Barca.Ia menyatakan bahwa dirinya menikmati bekerja di bawah Guardiola sebagai pelatih.

“Saya tetap pada apa yang saya katakan, dan saya bukan satu-satunya orang yang mengatakannya. Pengalaman saya dengan Pep di Barcelona pada tingkat pribadi, itu bukan apa yang kami harapkan. Banyak pemain mengatakan hal yang sama tentang dia,” ungkapnya.

Namun, ia sangat mengapresiasi cara Pep mengatur tim. “Sebagai seorang pelatih, Pep menyiapkan permainan seperti orang lain. Bagaimana dia melatih kami pada 2009 adalah luar biasa, caranya melihat sepakbola menyerang, mengontrol, menguasai bola, Pep adalah yang terbaik dalam hal itu,” katanya.

“Sebagai pemain, Anda memiliki perasaan bahwa Anda tidak banyak berlari, meskipun Anda melakukannya, karena Anda menikmatinya. Bagi saya, sepakbola terasa seperti Anda berada di teater, dan melihat tikitaka, mengoper bola, itu bukan satu-satunya cara untuk menang, tetapi ini adalah yang istimewa. Ini cara Pep,” kuncinya. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir