Tekel Yanto Berujung Penalti, Simon “Sindir” Liga Indonesia

by
Riko Simanjuntak diadang pemain Vietnam/PSSI

FAJAR.CO.ID, GIANYAR—Pelatih tim nasional Indonesia, Simon McMenemy tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah anak asuhnya kalah 1-3 dari Vietnam di laga keempat Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia, malam tadi. Kesalahan yang dilakukan pemainnya menjadi sorotan pelatih asal Skotlandia itu.

Salah satu yang disorot adalah pelanggaran bek Rudolof Yanto Basna yang berbuah hukuman penalti di awal babak kedua. Dalam insiden itu, Simon secara tidak langsung menyinggung kualitas Liga 1 Indonesia dan wasitnya. Menurutnya, kalau Yanto melakukannya di Liga 1, itu mungkin tidak akan dianggap pelanggaran. Namun di level dunia, tekel seperti yang dilakukan Yanto yang kini bermain di Liga Thailand tidak akan diampuni wasit.

“Ketika di dalam kotak penalti, kita tidak bisa menekel sambil lompat. Kalau di Liga 1 mungkin dianggap bukan pelanggaran, tapi ini level Piala Dunia, yang mana ada sedikit sentuhan di kotak penalti bisa berujung penalti. Ini wasit internasional, sedikit kesalahan tapi bisa fatal,” tegasnya dikutip dari situs resmi PSSI.

Simon menyatakan, Indonesia masih harus belajar banyak dalam membangun timnas. Termasuk bisa belajar dari Vietnam. Vietnam saat ini adalah negara Asia Tenggara dengan peringkat FIFA terbaik. Per 19 September, Vietnam menempati posisi 99 dunia. Sementara Indonesia di posisi 167.

“Kita bisa lihat, ketika Vietnam bermain di Piala Asia, ini tim yang berbeda. Ini adalah generasi baru mereka, mereka berani ambil risiko. Tetapi lihat pemain muda, mereka punya pengalaman. Kalau kita cuma berharap hasil-hasil saja tanpa ada usaha, itu akan sulit. Di sini kita harus ingat juga, tetapi kita lupa pada Piala Dunia sebelumnya kita dibanned,” tegas mantan pelatih timnas Filipina dan FC Bhayangkara itu. (amr)

loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *