Seri di Prancis, Pemain Turki Dapat Hadiah Ciuman, dari Siapa?

by
Senol Gunes/Fanatik

FAJAR.CO.ID, PARIS—Turki menunjukkan dominasi mereka di Grup H Kualifikasi Piala Eropa 2020. Itu setelah mereka berhasil menahan imbang juara dunia Prancis di Paris dalam laga yang berlangsung, Selasa, 15 Oktober, dinihari tadi. Atas sukses ini, pemain Turki mendapat hadiah ciuman.

Ciuman itu diberikan oleh sang pelatih, Senol Gunes. Menurutnya, ia mencium pemain di dahi mereka sebagai bentuk ekspresi kegembiraan setelah mereka mengimbangi Prancis dan mempertahankan puncak klasemen.

“Saya mencium dahi pemain saya. Kami masih belum mendapatkan tiket lolos ke putaran final, tetapi kami memiliki kesempatan untuk memimpin. Seluruh Turki akan mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya bulan depan,” katanya dikutip dari Fanatik.

Menurutnya, seluruh pemainnya bermain baik di pertandingan ini meski tuan rumah ia akui bermain lebih dominan. “Secara keseluruhan 1 poin adalah acara yang menyenangkan bagi kami. Saya mengucapkan selamat kepada semua pemain saya,” katanya.

Tampil di Stade de France, Selasa, 15 Oktober, dinihari tadi, Prancis yang kalah 0-2 pada pertemuan pertama sejak awal mendapat perlawanan sengit dari Turki. Mereka pun harus menunggu hingga pertengahan babak kedua untuk menjebol gawang Turki yang dikawal Mert Gunok.

Gol Tim Ayam Jantan dilesakkan penyerang Chelsea, Olivier Giroud di menit ke-76. Menerima umpan dari Antoine Griezmann, mantan bomber Arsenal tersebut menaklukkan Mert Gunok lewat tandukan kepala.

Namun, keunggulan Prancis hanya bertahan beberapa saat. Pada menit ke-82, Kaan Ayhan mampu menyamakan kedudukan. Sama seperti Giroud, Ayhan menaklukkan kiper Prancis, Steve Mandanda melalui sundulan usai menerima bola dari Hakan Calhanoglu.

Dengan hasil ini, Prancis tertahan di posisi kedua klasemen sementara Grup H. Meski sama-sama mengoleksi poin 19, mereka kalah head to head dari Turki. Dan belum ada tiket lolos bagi kedua negara mengingat tim peringkat tiga, Islandia hanya terpaut empat angka di belakang mereka. (amr)

 

loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *