Pelatih Berjudi, Indonesia Dipermalukan Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2022

by
Vietnam berpesta gol di Bali/plo.vn

FAJAR.CO.ID, GIANYAR—Tim nasional Indonesia dipermalukan Vietnam di laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Tampil di depan pendukung sendiri, Indonesia kalah 1-3 dari Vietnam. Kekalahan ini tak lepas dari perjudian pelatih Simon McMenemy yang melakukan sembilan perubahan sekaligus dalam barisan starter yang ia mainkan di Uni Emirat Arab (UEA).

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Simon hanya mempertahankan Alberto “Beto” Goncalves, dan Yanto Basna dalam barisan starting eleven-nya. Selebihnya, Simon memainkan pemain “baru” yakni Muhammad Ridho, I Putu Gede, Otavio Dutra, Abduh Lestaluhu, Evan Dimas, Stefano Lilipaly, Riko Simanjuntak, Saddil Ramdani, serta Bayu Pradana.

Perubahan frontal itu membuat Indonesia bermain buruk sejak babak pertama. Hampir tidak terlihat kerjasama bagus di lapangan. Sebaliknya, banyak sekali kesalahan sendiri yang dilakukan pemain Tim Garuda. Tak heran, Vietnam terlihat begitu dominan.

Vietnam membuka skor di menit ke-26. Diawali sepak pojok yang diambil Nguyen Quang Hai, penyerang Vietnam Nguyen Tien Linh menyundul bola ke depan kotak penalti. Do Hung Dung yang menerima bola di tiang jauh kemudian meneruskan bola ke mulut gawang yang tidak mampu dibuang dengan baik oleh Yanto Basna. Bola liar itu dengan mudah diceploskan ke dalam gawang oleh bek tengah tim tamu, Do Duy Manh yang berdiri bebas.

Tim tamu nyaris menggandakan keunggulan semenit kemudian ketika pemain Indonesia melakukan kesalahan di sektor tengah. Beruntung bagi Indonesia, Nguyen Quang Hai yang sama sekali tak terkawal tidak mampu menceploskan bola ke gawang Muhammad Ridho. Tendangan kaki kirinya melenceng jauh di atas mistar gawang.

Ridho dipaksa memungut bola untuk kali kedua di menit ke-54. Lagi-lagi gol ini lahir dari kesalahan yang tidak harusnya terjadi. Yanto yang berusaha menghentikan akselerasi Do Hung Dung menjatuhkan pemain lawan yang berbuah penalti yang dieksekusi dengan baik oleh kapten tim, Que Ngọc Hai.

Hanya berselang tujuh menit, gawang Indonesia kembali jebol. Yanto Basna kehilangan konsentrasi dalam menjaga lawan, menjadi awal gol ini. Nguyen Tien Linh yang lepas dari jebakan ofside dengan mudah menaklukkan Ridho dalam duel satu lawan satu.

Meski sudah tertinggal 0-3, tidak ada perubahan signifikan yang coba dilakukan Simon selain memasukkan Wawan Febrianto untuk menggantikan Saddil di menit ke-57. Padahal beberapa pemain terlihat sudah kelelahan, termasuk Beto.

Sang pelatih baru memasukkan tambahan penyerang setelah Stefano Lilipaly cedera di menit ke-80. Ia memasukkan pemain Bali United lainnya, Irvan Bachdin. Hanya dua menit di lapangan, Irvan mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan usai menerima umpan dari Riko.

Setelah itu, di menit ke-83, Lerby Eliandry juga dimasukkan menggantikan Beto. Namun, sepertinya pergantian sudah terlambat. Vietnam bahkan hampir mencetak gol keempat mereka di injury time babak kedua setelah Otavio Dutra menjatuhkan Quang Hai Nguyen di kotak terlarang. Beruntung, Ridho bisa menggagalkan eksekusi Do Hung Dung. Skor 3-1 pun menjadi hasil akhir.

Ini adalah kekalahan keempat yang membuat Indonesia belum mengdapatkan satu pun poin dan makin terjerambab di dasar klasemen. Sementara Vietnam, hasil ini mendongkrak posisi mereka ke puncak klasemen dengan poin tujuh hasil dua kemenangan dan satu kali imbang. (amr)

loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *