Preview Italia vs Yunani: Spirit Ciro

by
Timnas Italia/EPA

FAJAR.CO.ID, ROMA—Italia akan menjamu Yunani di matchday ketujuh Grup J Kualifikasi Piala Eropa 2020, dinihari nanti. Target mereka menang agar bisa segera memastikan tempat di putaran final.

Sang bomber, Ciro Immobile akan memimpin misi Gli Azzurri ini. Bermain di Olimpico Stadium, penyerang Lazio itu menegaskan tekadnya kembali mencetak gol dan menjadi mimpi buruk Negeri Para Dewa itu.

Immobile pada laga sebelumnya berhasil mencetak satu gol ke gawang Finlandia. Tak hanya turut membantu negaranya mencuri tiga angka di Finlandia, itu juga mengakhiri paceklik golnya setelah pada 10 laga sebelumnya tak pernah bisa mencatatkan namanya di papan skor.

Bagi Immobile, kepercayaan yang terus diberikan oleh pelatih Roberto Mancini harus bisa ia balas dengan performa bagus di lapangan. Dan kini ia sangat antusias menyambut laga di kandang klubnya ini dan bertekad kembali membayar utang kepercayaannya pada Mancini.

“Saya berutang pada Italia dan berharap untuk membayarnya kembali dengan bunga pada hari Sabtu (Minggu) di Olimpico dan di atas segalanya di Piala Eropa,” tegas Ciro dalam sesi jumpa pers seperti dikutip dari Football Italia.

Mantan striker Borussia Dortmund itu sejauh ini tampil tajam di Serie A dan menjadi top skor sementara. Makanya, ia sangat percaya diri bisa meneruskan performa hebatnya. Apalagi, ini penampilan perdananya di Olimpico dengan seragam tim nasional.

“Akan lebih menarik bagi saya untuk mencetak gol untuk Nazionale di Stadio Olimpico, terutama karena itu akan menjadi pertandingan pertama saya di sana, karena saya cedera ketika kami menjamu Argentina,” tegasnya.

Antusiasme sama dilontarkan Francesco Acerbi. Ia mengatakan Italia saat ini sedang menikmati sepak bola mereka. “Kami senang bisa bermain di Roma, berharap bisa menang dan menampilkan performa yang menghibur penonton,” kata bek Lazio itu.

Italia sejauh ini menyapu bersih enam laga awal mereka. Jika bisa mengalahkan Yunani, mereka bisa langsung melenggang ke putaran final jika salah satu dari Finlandia dan Armenia menderita kekalahan.

“Kami ingin melanjutkan kemenangan beruntun dan lolos ke Euro sesegera mungkin. Bagi kita yang bermain di klub sepak bola di sana, bermain untuk Italia di Olimpico akan menjadi perasaan yang istimewa,” ujarnya.

Untuk pertandingan ini, Mancini akan kehilangan pemain seperti Alessandro Florenzi, Emerson Palmieri, Stefano Sensi dan Lorenzo Pellegrini akibat cedera. Namun, Mancini menegaskan tidak ragu dengan pemain lain yang akan mengisi posisi mereka.

Menurut Mancini, saat ini tim asuhannya sudah sangat berkembang dan ia yakin mereka bisa terus meraih hasil positif. “Satu tahun yang lalu kami dalam kesulitan besar. Sekarang, dalam 15 bulan, kami telah membentuk tim yang baik. Kami senang dengan situasi kami,” tegasnya.

Masih memungkin finis di posisi ketiga dan berjuang lewat jalur playoff, Pelatih Yunani, John Van’t Schip berharap bisa mengejutkan Italia. Van’t Schip yang pernah bermain cukup lama di Serie A bersama Genoa menegaskan ia siap meladeni taktik Mancini yang di era 90-an sering menjadi lawannya.

“Saya akan mencoba untuk mengalahkannya lagi, tetapi akan sangat sulit. Hal yang paling penting bagi kami saat ini adalah memberi pengalaman kepada pemain muda kami,” ujarnya di ilsecoloxix.it.

Van’t Schip sendiri mengakui Mancini berhasil membangun kembali tim Italia yang kuat dan sulit mengalahkan mereka. “Mancini telah mengubah filosofi mereka, bola dimainkan lebih banyak dan ada pemain yang sangat kuat, seperti Verratti, Insigne, Immobile, dan Chiesa, yang dapat membuat perbedaan,” tandasnya.

Gelandang Girgos Masouras diskors setelah mengambil kartu kuning ketiga dalam kampanye kualifikasi. Van’t Schip juga tanpa sejumlah pemain utama termasuk bek tengah Sokratis dan Kostas Manolas, gelandang Andreas Samaris dan striker Kostas Mitroglu. Khusus bek, Dimitrios Siovas akan berpasangan dengan salah satu dari Vasilis Lampropoulos atau Panagiotis Retsos.

Pada 14 pertemuan sebelumnya, Italia sangat superior dengan delapan kemenangan dan hanya kalah dua kali. Salah satu kemenangan Italia mereka raih di Yunani dengan skor 3-0 pada pertemuan pertama kedua negara Juni lalu. (amr)

Prakiraan Pemain

 

Italia (4-3-3): Donnarumma; D’Ambrosio, Bonucci, Acerbi, Spinazzola; Bernardeschi, Jorginho, Verratti; Chiesa, Immobile, Insigne

Yunani (4-2-3-1): Vlachodimos; Bakakis, Siovas, Retsos, Stafylidis; Vrousai, Bouchalakis, Zeca, Kourbelis, Fetfatzidis; Koulouris

Head to head

08/06/19 Yunani 0-3 Italia

19/11/08 Yunani 1-1 Italia

30/05/90 Italia 0-0 Yunani

08/10/86 Italia 2-0 Yunani

13/03/85 Yunani 0-0 Italia

Lima pertandingan terakhir Italia

08/09/19 Finlandia 1-2 Italia

05/09/19 Armenia 1-3 Italia

11/06/19 Italia 2-1 Bosnia & Herzegovina

08/06/19 Yunani 0-3 Italia

27/03/19 Italia 6-0 Liechtenstein

Lima pertandingan terakhir Yunani

08/09/19 Yunani 1-1 Liechtenstein

05/09/19 Finlandia 1-0 Yunani

11/06/19 Yunani 2-3 Armenia

08/06/19 Yunani 0-3 Italia

31/05/19 Turki 2-1 Yunani

REKAMAN PERTEMUAN
Pertandingan: 14
Italia menang: 8

Yunani menang: 2

Imbang: 4

CATATAN GOL

Total gol: 31

Gol Italia: 24
Gol Yunani: 7
Selisih gol: 17
REKOR SKOR

Kemenangan terbesar Italia: 4-0
Kemenangan terbesar Yunani: 2-1

Skor terbesar: 3-2

Hasil imbang terbesar: 1-1

STATISTIK KUALIFIKASI PIALA EROPA 2020

ITALIA

Gol: 18

Kebobolan: 3
Cleansheet: 3
Rata-rata gol: 3
Rata-rata kebobolan: 0,5
Rata-rata gol pertama: 30 menit
Rata-rata kebobolan gol pertama: 38 menit
Gagal mencetak gol: 0
Kemenangan terbesar 6-0
Kekalahan terbesar: –

YUNANI

Gol: 7
Kebobolan: 10
Cleansheet: 1
Rata-rata gol: 1,17
Rata-rata kebobolan: 1,67
Rata-rata gol pertama: 49 menit
Rata-rata kebobolan gol pertama: 35 menit
Gagal mencetak gol: 2
Kemenangan terbesar: 2-0
Kekalahan terbesar: 0-3

loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *