Sudah Ada Valverde, Madrid Tak Butuh Pogba Lagi

by
Foto: Getty Images

FAJAR.CO.ID, MADRID—Kegagalan Real Madrid merekrut Paul Pogba musim panas lalu tidak akan disesali lagi oleh Zinedine Zidane. Penampilan hebat gelandang muda, Fede Valverde awal musim ini menunjukkan dirinya bisa jadi opsi di lini tengah El Real mereka tak butuh Pogba lagi.

Sejak awal musim, pemain berusia 21 tahun itu mampu menunjukkan dirinya adalah solusi untuk masalah lini tengah Madrid yang kurang berenergi. Selain ulet, Valverde juga mampu menunjukkan banyak kualitas yang dicari semua pelatih. Dan dengan usianya saat ini, ia bisa menjadi permata Real untuk waktu yang lama.

Zidane pun secara terbuka mengakui bagaimana vitalnya peran pemain Uruguay itu untuk sukses mereka memuncaki klasemen La Liga. Menurutnya, Valverde adalah seorang gelandang bertahan modern yang tampil dengan konsisten.

“Memang benar bahwa saya senang untuknya. Dia sangat bagus dan dia selalu menunjukkan itu. Dia tumbuh. Dia selalu bergerak maju, dia menginginkan bola dan dia adalah kunci untuk dua gol [melawan Granada],” kata Zidane di MARCA.

Valverde sendiri mengaku peran sebagai gelandang bertahan dan box-to-box sangat menyenangkan baginya. “Saya merasa nyaman di mana saja di lini tengah. Zidane memainkan saya sebagai pemain nomor 5 atau nomor 8, saya merasa nyaman, saya percaya diri ketika harus bermain, bernafsu untuk tiba di kotak [lawan],” kata Valverde kepada media Uruguay.

Bagi Valverde, yang ia butuhkan hanya kepercayaan dan menit bermain. “Dia meminta saya untuk memberikan yang terbaik, yang sedang saya latih dan itu sangat membantu ketika seorang pelatih memberi Anda kepercayaan ini,” jelasnya.

Meski mampu menunjukkan fleksibilitasnya di lini tengah, ia menegaskan tidak akan terbawa suasana. “Anda harus menjaga kaki Anda tetap di tanah. Itu berfungsi sebagai motivasi untuk bekerja dan terus meningkatkan diri dan belajar dari rekan satu tim Anda,” ujar Valverde.

Ia juga berjanji akan terus bekerja keras dan mengabaikan semua pemberitaan media yang menyoroti kinerjanya. “Saya harus mengikuti rekan tim saya, arahan mereka, tidak membiarkan diri saya jatuh di bawah apa pun. Pada awalnya, saya pemalu dan sulit untuk berbicara dengan rekan satu tim saya,” tandasnya. (amr)

loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *