Conte Sebut 15 Ribu Fans Juventus Bodoh, Buntut Petisi untuk Dirinya

by
Antonio Conte/Getty Images

FAJAR.CO.ID, MILAN—Pelatih Inter Milan, Antonio Conte ditanya tentang petisi, yang ditandatangani oleh lebih dari 15.000 penggemar Juventus yang meminta bintangnya di Walk of Fame Allianz Stadium dicabut. Ia menyebut proposal yang sudah ditolak oleh Presiden Andrea Agnelli itu dilakukan orang-orang bodoh.

“Saya kecewa bahwa dia harus turun tangan, karena itu hanya memberikan publisitas pada proposisi vulgar. Ini memberi ruang untuk bergerak yang menunjukkan ketidaktahuan, kurang nilai dan pendidikan. Saya bahkan tidak ingin membahas hal ini, tetapi Anda di media memberi sorotan kepada orang-orang bodoh dan bodoh ini ” tegas Conte di Football Italia.

“Mereka bukan penggemar, mereka bodoh. Saya memberi pesan kepada penggemar 10 hari yang lalu. Kami beruntung terlibat dalam olahraga terbaik di dunia dan harus memberi contoh, menyampaikan nilai-nilai positif dan antusias bermain sepak bola. Ini olahraga, bukan perang. Terkadang orang lupa itu,” sambungnya.

Legenda Juventus itu mengatakan, sepakbola tidak boleh dihiasi dengan kebencian. “Ini adalah olahraga yang harus mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang positif, bukan kebencian dan kekerasan,” jelasnya.

Lebih dari 15 ribu penggemar Juve yang akan melawat ke Giuseppe Meazza dilaporkan menandatangani petisi yang meminta bintang Antonio Conte di hall of fame klub dicabut. The walk of fame di stadion Juventus berisi nama-nama 50 tokoh utama dari sejarah klub.

Seperti dilansir Football Italia, keputusan Conte untuk melatih Inter Milan yang membuat marah para penggemar menjadi alasan petisi ini. Para penggemar yang belum bisa menerima keputusan Conte ingin bintang eks pelatih timnas Italia dan Chelsea itu diberikan kepada mantan pemain Si Nyonya Tua lainnya, Claudio Marchisio. Marchisio, yang mengumumkan pengunduran dirinya minggu ini menghabiskan sebagian besar kariernya di Juventus.

Sebagai pemain, Conte mewakili Juventus antara tahun 1991 dan 2004. Selama lebih dari tujuh tahun, ia memenangkan trofi Liga Champions, lima gelar Serie A, Coppa Italia, Piala UEFA, Piala Intertoto UEFA dan empat Supercoppa Italiana. Sukses sebagai pemain dilanjutkan Conte setelah kembali ke Juventus sebagai pelatih dimana ia memenangkan tiga gelar Serie A dan Supercoppa Italiana.

Terlepas dari kontribusinya luar biasanya pada klub, banyak penggemar Juventus menganggap keputusan Conte untuk mengelola rival Inter sebagai pengkhianatan. Conte sendiri telah membuat awal luar biasa di Inter, dengan timnya telah memenangkan semua enam pertandingan liga mereka musim ini dan untuk sementara memuncaki klasemen dengan keunggulan dua poin atas Juventus. (amr)

loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *