Ketahuan sebagai Fans Inter, Pelatih Milan Tegaskan Dirinya bukan Kuda Trojan

by
Marco Giampaolo/EPA

FAJAR.CO.ID, MILAN—Pelatih AC Milan, Marco Giampaolo mengakui bahwa dia memang adalah penggemar klub Inter Milan. Akan tetapi ia menegaskan bahwa dirinya bukanlah seorang pengkhianat.

Menurutnya, ia hanya menjadikan fans berat musuh sekota AC Milan itu saat masih anak-anak. “Saya bilang saya mendukung Inter sampai saya berusia 10 tahun, tapi saya bukan kuda Trojan,” tegasnya kepada kepada Le Iene dikutip dari Football Italia.

Kuda Troya adalah salah satu kisah Perang Troya mengenai tipu daya yang dilakukan oleh orang-orang Yunani untuk memasuki kota Troya dengan menggunakan kuda buatan raksasa. Dalam kisah ini disebutkan orang-orang Yunani berpura-pura berlayar pergi, dan orang-orang Troya menarik kuda kayu ini ke kota mereka sebagai lambang kemenangan yang ternyata berisi prajurit Yunani.

Pernyataan itu ia lontarkan dua pekan setelah kekalahan Milan di derbi. Berstatus sebagai tuan rumah, Rossoneri kalah 0-2 dari Inter. Kekalahan yang disusul hasil buruk kontra Torino dan Fiorentina itu membuat mantan pelatih Sampdoria itu dalam tekanan.

Kabarnya, ia hanya mendapat satu kesempatan lagi. Jika kembali kalah di markas Genoa, akhir pekan ini, ia akan dipecat dari jabatannya. Ia tak menanggapi klaim itu namun menegaskan bahwa dirinya akan bekerja keras membuat Milan kembali bangkit dan ogah mengundurkan diri.

“Katamu aku banyak bekerja tetapi bekerja dengan buruk? Kami akan menemukan solusinya. Mengundurkan diri? Tidak akan pernah! Meninggalkan Milan berarti menyerah dan kita tidak pernah menyerah,” tegasnya. (amr)

loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *