Preview Liverpool vs Salzburg: Heavy Metal

by
Mohamed Salah akan kembali jadi andalan Liverpool/EPA

FAJAR.CO.ID, LIVERPOOL—Liverpool akan menjamu Red Bull Salzburg di matchday kedua Grup E Liga Champions. Sepakbola heavy metal akan menjadi sajian menarik duel di Anfiedl Stadium ini.

Taktik lugas, cepat, progresif, dan tanpa basa-basi, seperti itulah sepakbola heavy metal. Gaya yang diklaim sebagai ciptaan Manajer Liverpool, Juergen Klopp itu sejauh ini cukup berhasil membangun kembali kekuatan Liverpool yang sempat tenggelam.

Permainan sepakbola menyerang yang tidak memberikan lawan kesempatan untuk sekadar bernapas, berpikir atau merasa aman dengan pressing-pressing tinggi ini juga dianut Pelatih RB Salzburg, Jesse Marsch. Dan untuk duel di Anfield, dinihari nanti, Marsch menegaskan akan memakai gaya itu menghadapi Klopp.

“Mereka menyukai permainan yang sama seperti yang kita sukai. Jadi saya pikir, secara gaya, itu akan menjadi tantangan besar bagi kami. Tetapi kami juga akan membuat hal-hal sulit bagi mereka,” kata Marsch kepada The Times dikutip dari TEAM Talk.

Marsch menyebut, sepakbola heavy metal ia tiru dari Ralf Rangnick yang didampinginya saat melatih RB Leipzig. Menurutnya, metode bermain dengan gegenpress ini sangat cocok dengan skuatnya yang diisi banyak pemain muda.

“Ralf adalah seorang jenius dalam hal cara berpikir tentang permainan. Saya telah menggunakan itu untuk memberdayakan tim saya untuk menjadi versi dari apa yang saya pikir filosofi kita seharusnya: gegenpress. Sangat agresif dan sangat langsung,” jelasnya.

Dengan metode dan ideologi bermain yang sama, Marsch percaya mereka dapat meraih hasil yang luar biasa di Anfield. “Kami tentu akan pergi ke sana untuk menang. Saya belum pernah bertemu Jurgen, tapi ada banyak hal yang saya sangat hormati tentang bagaimana dia mengelola timnya,” ujar Marsch.

Untuk pertandingan ini, Marsch berharap Erling Braut Haaland yang mengalami serangan pneumonia siap bermain. Pemain berusia 19 tahun itu menjadi berita utama musim ini setelah hattrick ke gawang Genk pada matchday pertama Liga Champions dan melesakkan 17 gol dalam 10 laga.

“Dia memiliki beberapa masalah dengan paru-parunya, tetapi dia sudah membaik. Mudah-mudahan, dia akan berlatih dan dia akan siap untuk pertandingan ini. Apakah dia starter atau tidak, kita harus melihat perkembangannya,” kata Marsch kepada Harian Austria, Kronen Zeitung.

Sebagai “pemilik” heavy metal, Klopp jelas tidak ingin sesumbar Marsch menang di Anfield terbukti. Makanya, di tengah pembicaraan tentang kemungkinan The Reds memecahkan rekor Manchester City yang memenangi 18 laga Premier League secara beruntun, Klopp mengingatkan anak asuhnya agar menjaga konsentrasi.

Bagi Klopp, laga kontra Salzburg ini sangat penting. “Ada game menarik yang akan datang. (Memecahkan rekor City) Kedengarannya tidak terlalu mungkin. Tetapi kami akan mencoba dan pertama dan terutama Salzburg dan kemudian Leicester City,” tegasnya di Metro.

Liverpool yang berstatus juara bertahan kalah 0-2 di markas Napoli pada matchday pertama. Dengan hampir semua lawan berambisi mengalahkan mereka, gelandang Liverpool, Georginio Wijnaldum mengingatkan rekannya untuk melupakan memori indah masa lalu dan mulai fokus berjuang lagi.

“Apa yang terjadi di masa lalu itu selalu adalah masa lalu. Tentu saja itu memberi kami kepercayaan diri, tetapi itu adalah kampanye Liga Champions yang sama sekali berbeda: permainan yang berbeda, situasi yang berbeda, tim yang berbeda,” ujarnya di FFT.

Pemain internasional Belanda itu menegaskan, mereka harus memastikan diri siap bertarung kembali dan mengalahkan Salzburg. “Akan menyenangkan. Kita semua tahu bagaimana malam Liga Champions sehingga kita akan menantikan itu,” tandasnya.

Liverpool yang tak terkalahkan dalam 24 pertandingan beruntun di kandang tidak akan diperkuat Nathaniel Clyne dan Naby Keita sehingga Klopp diperkirakan akan mempertahankan starting XI seperti saat mengalahkan Sheffield United. Sedangkan Salzburg, mereka akan kehilangan Antoine Bernede. Jika Haaland tidak siap tepat waktu, Sekou Koita diprediksi akan berduet dengan Hee-chan Hwang di lini depan. (amr)

Prakiraan Pemain
Liverpool (4-3-3): Adrian; Alexander-Arnold, Gomez, Van Dijk, Robertson; Fabinho, Henderson, Wijnaldum; Salah, Firmino, Mane.

Salzburg (4-4-2): Stankovic; Kristensen, Ramalho, Wober, Ulmer; Szoboszlai, Junuzovic, Mwepu, Minamino; Hwang, Koita.

Head to head

Kedua klub belum pernah bertemu

 

Lima pertandingan terakhir Liverpool

28/09/19 Sheffield United 0-1 Liverpool

25/09/19 Milton Keynes Dons 0-2 Liverpool

22/09/19 Chelsea 1-2 Liverpool

17/09/19 Napoli 2-0 Liverpool

14/09/19 Liverpool 3-1 Newcastle United

Lima pertandingan terakhir Red Bull Salzburg

28/09/19 Salzburg 4-1 Austria Wien

25/09/19 Rapid Wien 1-2 Salzburg

22/09/19 LASK 2-2 Salzburg

17/09/19 Salzburg 6-2 Genk

14/09/19 Salzburg 7-2 Hartberg

loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *