Preview Napoli vs Liverpool: Hantu Klopp

by
Italia menjadi momok bagi Juergen Klopp/Getty Images

FAJAR.CO.ID, NAPLES—Liverpool akan menghadapi Napoli di partai pertama Grup E Liga Champions 2019/2020. Lawatan ke Italia sudah seperti hantu bagi Juergen Klopp dan ini akan menjadi laga berat buat sang juara bertahan.

LIMA kali melawat ke Italia, lima kali pula Klopp pulang dengan kekalahan. Tiga kali ia berada di pihak yang kalah saat masih berstatus pelatih Borussia Dortmund. Sementara dua hasil minor lainnya ia torehkan bersama Liverpool.

Tak perlu terlalu jauh menoleh ke belakang untuk melihat rekam buruk Klopp di negeri Pizza. Tahun lalu, dua kali ia tumbang di sana. Pertama, kalah 2-4 dari AS Roma di babak semifinal musim 2017/2018. Lalu, takluk 0-1 dari Napoli di fase grup musim 2018/2019.

Klopp menyadari kutukan Italia ini. Makanya, sejak awal ia sudah mengingatkan anak asuhnya akan beratnya laga di San Paolo, dinihari nanti. “Mereka sangat bagus dan telah menyebabkan masalah bagi kami dan kami sekarang harus memastikan bahwa masalahnya tidak akan sebesar sebelumnya,” kata Klopp di situs resmi Liverpool.

Demi menghindari tren buruk berlanjut, manajer berpaspor Jerman itu berusaha mempersiapkan timnya dengan baik. Termasuk menyaksikan rekaman pertandingan terakhir Napoli kontra Sampdoria.

Bagi Klopp, laga yang dimenangkan Napoli dengan skor 2-0 itu menjadi rujukannya menyusun starter. “Kami akan menonton (video) mereka dan kemudian membuat keputusan tentang bagaimana kami dapat mencoba untuk menang melawan mereka. Tapi itu lawan yang tepat,” jelasnya.

Liverpool datang ke Italia berbekal kemenangan 3-1 atas Newcastle United di pekan kelima Premier League. Hasil itu membuat The Reds melanjutkan catatan 100 persen kemenangan mereka di awal musim ini. Tapi, Klopp yakin ini akan menjadi laga berbeda. Karena itu, sang mentor menegaskan ia membawa tim terbaiknya ke San Paolo.

“Kami selalu harus membawa siapa pun yang setidaknya bisa berjalan. Kami tidak dapat pergi ke Napoli dan mengatakan kami bermain dengan 60, 70, 80 persen dari apa yang biasanya kami lakukan. Ini permainan yang sama sekali berbeda,” jelas Klopp yang kehilangan Divock Origi di laga ini.

Laga pembuka Grup E ini menjadi pertandingan kedua dalam 21 hari periode sibuk Liverpool sebelum jeda internasional berikutnya. Mereka selanjutnya akan melawan Chelsea, MK Dons, Sheffield United, Salzburg, dan Leicester City.

Akan tetapi pemain Liverpool menegaskan mereka akan mencoba menikmati tantangan jadwal padat ini. “Anda sudah tahu sebelum musim bahwa Anda akan bermain di banyak kompetisi dan membutuhkan pasukan yang bugar dan besar karena Anda membutuhkan semua orang,” kata gelandang Liverpool, Georginio Wijnaldum.

“Tidak semua pemain bisa memainkan semua pertandingan sehingga kami tahu itu sebelumnya, tapi saya pikir kami harus menerimanya karena itu berarti Anda bermain untuk banyak hadiah. Kami hanya mencoba untuk menikmatinya dan bermain sepak bola,” sambungnya.

Disingkirkan secara menyakitkan oleh Liverpool karena kalah selisih gol di fase grup musim lalu, Napoli bertekad menghajar Mohamed Salah dkk. Pelatih Carlo Ancelotti pun cukup percaya diri bahwa barisan penyerangnya kini jauh lebih mampu menghancurkan Liverpool ketimbang musim lalu dimana kedua klub saling mengalahkan dengan skor 1-0.

“Saya memiliki banyak opsi untuk serangan sekarang. Kami mencoba untuk melakukan perubahan tergantung pada siapa yang berjuang dalam pelatihan. Semua orang memiliki level tinggi,” kata Ancelotti di Sky Sports Italia.

Saat menghadapi Sampdoria, Dries Mertens menjadi pahlawan kemenangan dengan dua golnya yang sekaligus menasbihkan dia sebagai top skor klub awal musim ini. Kendati dalam kondisi bugar dan siap tempur, Mertens menegaskan keputusan starting XI bergantung pada pelatih.

“Kami adalah tim yang sangat baik dan kami lapar. Saya tidak tahu siapa yang akan bermain melawan Liverpool, tetapi jika Anda ingin menjadi klub besar dan skuat yang sukses, Anda juga membutuhkan pemain hebat di bangku cadangan,” tegasnya.

Ini akan menjadi pertemuan keenam kedua klub. Pada lima laga terdahulu, mereka dua kali saling mengalahkan dan imbang sekali. Di pertemuan terakhir pada laga persahabatan Juli lalu, Napoli menang 3-0 atas Si Merah. (amr)

Prakiraan Pemain

Napoli: Meret; Di Lorenzo, Maksimovic, Koulibaly, Mario Rui; Callejon, Elmas (Insigne 75), Zielinski, Fabian Ruiz; Lozano (Llorente 66), Mertens (Younes 80)

Liverpool (4-3-3): Adrian; Arnold, Matip, Van Dijk, Robertson; Fabinho, Henderson, Wijnaldum; Salah, Firmino, Mane

Head to head

29/07/19 Liverpool 0-3 Napoli

11/12/18 Liverpool 1-0 Napoli
03/10/18 Napoli 1-0 Liverpool
04/11/10 Liverpool 3-1 Napoli
21/10/10 Napoli 0-0 Liverpool

Lima pertandingan terakhir Napoli

14/09/19 Napoli 2-0 Sampdoria

31/08/19 Juventus 4-3 Napoli

24/08/19 Fiorentina 3-4 Napoli

11/08/19 Napoli 0-4 Barcelona

08/08/19 Barcelona 2-1 Napoli

Lima pertandingan terakhir Liverpool

14/09/19 Liverpool 3-1 Newcastle United

31/08/19 Burnley 0-3 Liverpool

24/08/19 Liverpool 3-1 Arsenal

17/08/19 Southampton 1-2 Liverpool

14/08/19 Liverpool 2-2 Chelsea

HEAD TO HEAD BINTANG

 

Dries Mertens

Usia: 32

Tinggi: 169 cm

Main: 3

Gol: 3

 

Sadio Mane

Usia: 27 tahun

Tinggi: 175 cm

Main: 5

Gol: 4

REKOR KLOPP DI ITALIA

4 Oktober 2018: Napoli 1-0 Liverpool (Liga Champions)

2 Mei 2018: AS Roma 4-2 Liverpool (Liga Champions)

24 Februari 2015: Juventus 2-1 Borussia Dortmund (Liga Champions)

18 September 2013: Napoli 2-1 Borussia Dortmund (Liga Champions)

2 Oktober 2008: Udinese 0 (4)- (3) 2 Borussia Dortmund (Liga Europa/Dortmund menang 2-0 sepanjang waktu normal namun tersingkir setelah kalah 3-4 dalam drama adu penalti)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *