Gawat, Indonesia Kalah Lagi di GBK

by -770 views
Supachok Sarachart menjadi mimpi buruk timnas Indonesia di GBK/Pakawich Damrongkiattisak/Getty Images

FAJAR.CO.ID, JAKARTA—Timnas Indonesia kembali menelan kekalahan dalam laga kedua Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa, 10 September, malam Wita, Indonesia kalah 0-3 dari Thailand. Hasil ini membuat peluang Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2022 bakal makin sulit.

Jalannya Pertandingan

Pada laga ini, Thailand yang sebelumnya ditahan imbang Vietnam langsung menekan sejak menit awal. Namun, peluang terbaik lebih dulu didapatkan Indonesia di 20 menit pertama. Bermula dari sepak pojok yang dieksekusi Andik Vermansyah, bola liar jatuh ke kaki Hansamu Yama. Sayang, tendangan keras Hansamu masih melayang di atas mistar gawang meski jaraknya cukup dekat.

Thailand balas mengancam. Pada menit ke-25, Supachok Sarachart menerobos hingga ke kotak penalti. Beruntung tendangan kaki kiri pemain bernomor punggung 7 tersebut bisa ditepis ditepis kiper Andritany Ardhiyasa dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Dari proses sepak pojok itu, gawang Indonesia nyaris jebol. Kesalahan Andritany Ardhiyasa dalam meninju bola membuat si kulit bundar jatuh ke kaki Pansa Hemviboon. Namun, tendangan keras Hemviboon mampu diblok Ruben Karel Sanadi.

BACA JUGA: Klasemen Grup G, Indonesia Masih Juru Kunci

Indonesia mendapatkan peluang terbaik di menit ke-33 ketika Irvan Bachdim menerima umpan terobosan dari Andik. Sayang sekali, tendangan penyerang Bali United itu terlalu pelan sehingga mampu diblok penjaga gawang Thailand, Siwarak Tedsungnoen.

Sepuluh menit terakhir, Thailand mencoba mengurung pertahanan Indonesia. Pada menit ke-39, bola kemelut di depan gawang memberi ancaman kepada Andritany. Beruntung Andritany sigap menepis sundulan jarak dekat Chanathip Songkrasin.

Berawal dari pelanggaran Hansamu, Thailand mendapat peluang lewat tendangan bebas di menit ke-45. Theerathorn Bunmathan melepaskan tendangan keras kaki kiri ke arah gawang. Tapi, Andritany mampu menepis bola. Skor 0-0 menutup babak pertama.

Kembali dari ruang ganti, Indonesia langsung mendapatkan peluang bersih di menit ke-47 melalui Alberto Goncalves. Namun, Beto yang berdiri bebas di depan gawang tidak mengenai bola dengan baik saat menerima umpan tarik dari Irvan di sisi kanan.

Peluang kembali didapat Tim Garuda ketika Theerathorn Bunmathan menjatuhkan Andik di depan kotak penalti pada menit ke-49. Bola freekick dieksekusi Irvan. Tapi, sayang tendangannya masih tipis di atas mistar gawang meski kiper terlihat tidak bergerak.

Lewat sebuah serangan cepat, Supachok Sarachart membawa Thailand memimpin 1-0 pada menit ke-56. Tendangan melengkung kaki kanan Supachok Sarachart dari depan kotak penalti menerobos jala gawang di sisi kiri yang tidak mampu dijangkau Andritany.

Pada menit ke-62, Thailand mendapat hadiah penalti setelah Andritany melanggar Supachok Sarachart di dalam kotak penalti. Bek kiri Theerathorn Bunmathan yang maju sebagai eksekutor dengan mudah menaklukkan Andritany di menit ke-64.

Tertinggal 0-2, pelatih Indonesia, Simon McMenemy menarik Irvan dan memasukkan Osas Saha. Namun, bukannya mmeperkecil ketertinggalan, gawang Indonesia kembali jebol di menit ke-71. Diawali pergerakan Theerathorn Bunmathan di sisi kiri, Supachok Sarachart lepas dari pengawalan. Tanpa kesulitan ia menaklukkan Andritany dengan tendangan kaki kanan dari depan gawang usai menerima bola dari Bunmathan.

Unggul 3-0, Thailand mulai menjaga ritme permainan dan tidak lagi ngotot melakukan serangan. Sementara Indonesia memasukkan Saddil Ramdani dan Ferdinand Sinaga. Namun, tidak banyak dampak yang diberikan. Skor 3-0 pun menjadi hasil akhir. (amr)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *