Preview Armenia vs Italia: Misi Khusus Micki

FAJAR.CO.ID, YEREVAN—Italia akan melanjutkan kampanye kualifikasi Piala Eropa 2020 mereka dengan bertandang ke Yerevan untuk menghadapi Armenia, malam nanti. Tiga angka menjadi target Gli Azzurri meski mereka tetap harus berhati-hati.

Satu nama yang mesti menjadi perhatian Italia di Vazgen Sargsyan Republican Stadium adalah Henrikh Mkhitaryan. Penyerang berusia 30 tahun tersenut adalah top skor sepanjang masa Tim Kolektif, julukan Armenia. Dari 84 pertandingan, Mkhitaryan total melesakkan 27 gol.

Alasan lain Italia harus mewaspadai pemain yang akrab disapa Micki itu adalah motivasi sang kapten. Micki awal pekan ini dipastikan berlabuh di AS Roma dengan status pinjaman dari Arsenal dan ia jelas punya ambisi besar menunjukkan kemampuannya pada calon lawan maupun rekannya di Serie A.

Berbicara dengan Federasi Sepak Bola Armenia, mantan raja assist Borussia Dortmund itu juga sudah menegaskan ambisinya mengalahkan Italia dan Bosnia & Herzegovina di dua laga kualifikasi, September ini. “Saya berharap kami akan bermain bagus melawan Italia dan Bosnia,” kata Micki dikutip dari sport.mediamax.

Micki mengaku punya mimpi besar memimpin negaranya ke Piala Eropa untuk kali pertama dalam sejarah mereka. Dan upaya itu sudah terlihat dengan keberhasilan mereka mempermalukan Yunani pada laga sebelumnya di Istanbul.

Meski saat ini masih di posisi ketiga dengan poin enam, bergabung di putaran final Euro 2020 jelas bukan mustahil. Syaratnya, mereka harus bisa memaksimalkan laga kandang, termasuk menghadapi Italia. “Kami akan menunjukkan bahwa kami dapat mencapai final Euro-2020,” ujarnya.

Pelatih Armenia, Armen Gyulbudaghyants tidak akan melakukan banyak perubahan pada tim yang mengalahkan Yunani. Aleksandr Karapetyan akan terus memimpin serangan didampingi Tigran Barseghyan dan Gevorg Ghazaryan. Sementara Micki akan berperan sebagai pemain nomor 10.

Di kubu Italia, target mereka ke Armenia adalah melanjutkan catatan sempurna di kualifikasi. Meski begitu, Pelatih Italia, Roberto Mancini tidak ingin meremehkan tuan rumah. Sama seperti kontra Finlandia di laga berikutnya, Mancini yakin ini akan menjadi laga berat.

“Armenia dan Finlandia tidak akan menjadi pertandingan yang mudah karena pemain mereka telah bermain selama beberapa bulan dan berada pada kondisi 100 persen, sedangkan kami masih sedikit kurang,” kata Mancini dikutip dari Football Italia.

Italia akan kehilangan bek Giorgio Chiellini di pertandingan kelima ini. Selain itu, tim tamu juga akan tanpa pemain depan Napoli, Lorenzo Insigne yang menarik diri dari skuat Italia karena cedera otot.

Ini akan menjadi pertemuan ketiga kedua negara. Pada dua duel sebelumnya, Italia meraih satu kemenangan dan sekali imbang. Fakta itu menempatkan Italia sebagai favorit meski dalam pertemuan terakhir ditahan imbang dengan skor 2-2. (amr)

Prakiraan Pemain

Armenia (4-2-3-1): Hayrapetyan; Hambardzumyan, Ishkanyan, Haroyan, Hovhannisyan; Mkrtchyan, Grigorian; Barseghyan, Mkhitaryan, Ghazaryan; Karapetyan.

Italia (4-3-3): Donnarumma; D’Ambrosio, Bonucci, Romagnoli, Emerson; Verratti, Jorginho, Barella; Belotti, Immobile, Bernardeschi

Head to head

15/10/13 Italia 2-2 Armenia
12/10/12 Armenia 1-3 Italia

Lima pertandingan terakhir Armenia

19/11/18 Liechtenstein 2–2 Armenia
23/03/19 Bosnia & Herzegovina 2–1 Armenia
26/03/19 Armenia 0–2 Finlandia
08/06/19 Armenia 3-0 Liechtenstein
11/06/19 Yunani 2–3 Armenia

Lima pertandingan terakhir Italia

20/11/18 Italia 1–0 Amerika Serikat
23/03/19 Italia 2–0 Finlandia
26/03/19 Italia 6–0 Liechtenstein
08/06/19 Yunani 0–3 Italia
11/06/19 Italia 2–1 Bosnia & Herzegovina

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir