Preview Parma vs Juventus: No Sarri, No Problem

by
Cristiano Ronaldo/Juventus FC

FAJAR.CO.ID, PARMA—Juventus akan memulai musim menghadapi Parma tanpa didampingi sang pelatih, Maurizio Sarri yang terserang radang paru-paru. Meski begitu, Si Nyonya Tua mestinya bisa meredam perlawanan tuan rumah di Ennio Tardini meski tanpa sang allenatore.

Dengan kualitas pemain yang mereka miliki termasuk pemain baru seperti Mathhijs de Ligt, Adrien Rabiot, dan Aaron Ramsey, Juventus jelas memang tidak harus khawatir. Apalagi, musim lalu, Juventus bisa mencuri kemenangan 2-1 di markas Parma.

Makanya, pemain Juventus cukup percaya diri menuju ke Parma meski mereka yakin tuan rumah akan berusaha memberikan perlawanan sengit seperti musim lalu. “Mereka semua akan menyulitkan, dimulai dengan Parma, akhir pekan ini. Tapi kami percaya. Juve sudah siap untuk semuanya dan akan berkonsentrasi,” kata Rabiot di Football Italia.

Laga ini akan menjadi awal perjuangan Juventus dalam memburu scudetto kesembilan mereka secara beruntun. Karena itu, pemain Prancis itu meminta rekannya tetap fokus. Rabiot sendiri menegaskan kesiapannya untuk melakoni debut Serie A di Ennio Tardini.

“Pertama, kami harus memfokuskan segalanya ke Parma. Saya tidak tahu apakah akan bermain pada Sabtu (Minggu Wita), tapi saya merasa siap. Saya tak sabar ingin melakukan debut di petualangan baru saya,” tegasnya.

Cristiano Ronaldo diprediksi akan memimpin serangan Juventus didampingi Paulo Dybala dan Douglas Costa. Mereka akan didukung Rabiot, Sami Khedira, dan Miralem Pjanic. Sementara di jantung pertahanan, Leonardo Bonucci kemungkinan akan bermain bersama Giorgio Chiellini.

Di kubu Parma yang baru saja mengalahkan Venezia di Coppa Italia, pelatih Roberto D’Aversa diyakini akan menggunakan gaya bermain mereka musim lalu yang sangat merepotkan Juve, yakni serangan balik. Meskipun kali ini mereka kemungkinan menggunakan gaya yang sedikit lebih ekspansif.

Parma telah mendatangkan beberapa pemain musim panas ini, dengan Andrea Adorante menjadi investasi terbesar mereka. Namun di pra-musim dan di pertandingan Coppa Italia, gelandang Uruguay Gaston Brugman telah menjadi pilar bersama winger seperti Yann Karamoh.

“Kita akan bermain melawan salah satu yang terkuat. Saya teringat tahun lalu di mana dalam delapan menit kami bisa memulihkan permainan dengan bermain di wilayah mereka. Itu tergantung pada pembacaan momen, jelas bahwa kita harus selalu terhubung karena Juventus memiliki kualitas penting,” kata  D’Aversa di ITASportPress.

Dalam lima pertemuan terakhir, Juventus meraih tiga kemenangan dan sekali imbang. Pada pertemuan terakhir kedua tim di Serie A musim lalu, Parma secara mengejutkan mampu menahan imbang Juventus dengan skor 3-3 di Turin. (amr)

Prakiraan Pemain

Parma (4-3-3): Sepe; Laurini, Iacoponi, Bruno Alves, Gagliolo; Kucka, Hernani, Barillà; Karamoh, Inglese, Gervinho

Juventus (4-3-3): Szczesny; Danilo, Bonucci, Chiellini, Alex Sandro; Khedira, Pjanic, Rabiot; Douglas Costa, Dybala, Cristiano Ronaldo

Head to head

03/02/19 Juventus 3-3 Parma

02/09/18 Parma 1-2 Juventus

11/04/15 Parma 1-0 Juventus

28/01/15 Parma 0-1 Juventus

09/11/14 Juventus 7-0 Parma

loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *