Lukaku Blak-blakan Soal Perlakuan Buruk MU Kepadanya

by
Romelu Lukaku/EPA

FAJAR.CO.ID, MILAN—Selama ini sebagian besar pencinta bola hanya tahu bahwa Romelu Lukaku meninggalkan Manchester United karena tidak lagi mendapat tempat dalam barisan starter. Namun, ternyata ada alasan lain yang diklaim sang pemain menjadi alasan utamanya bergabung dengan Inter Milan.

Menurut Lukaku, MU sama sekali tidak berusaha melindungi dirinya dari kabar soal transfer. Penyerang tim nasional Belgia itu pun mengecam Manchester United dalam podcast yang direkam sebelum pindah ke Inter. Dalam wawancara panjang dengan Podcast LightHarted, Lukaku blak-blakan soal kekecewaannya pada MU dan bagaimana ia merasa diperlakukan dengan buruk.

“Banyak hal telah dikatakan di mana aku tidak merasa dilindungi. Saya merasa seperti banyak rumor, Rom pergi ke sana, mereka tidak ingin Rom, dan tidak ada yang keluar untuk mematikannya,” tegas Lukaku dikutip dari Football Italia.

Menurutnya, ia berusaha untuk bersabar dan berharap ada pihak di MU yang akan muncul di media untuk memberikan klarifikasi soal masa depannya. Namun itu tidak terjadi. Itu membuat rumor terkait kepindahannya terus bergulir di media.

“Saya menunggu seseorang untuk keluar dan mematikannya. Itu tidak terjadi. Saya berbicara, mengatakan kepada mereka bahwa lebih baik berpisah. Jika Anda tidak ingin melindungi seseorang, semua rumor ini keluar. Saya hanya ingin Anda mengatakan bahwa Rom akan memperjuangkan tempatnya, tetapi itu tidak pernah terjadi selama empat-lima bulan,” ujarnya.

Lukaku menganggap dirinya seolah dipaksa untuk hengkang dengan situasi seperti itu dan ada kesan bahwa MU menganggapnya tidak pantas berada di Old Trafford. “Oke, kalau begitu aku ingin pergi sekarang. Jika Anda bahagia, Anda menemukan jalan, tidak masalah jika Anda berada di bangku cadangan. Tapi tidak ada yang mengatakan kepada saya bahwa itulah situasinya, jadi saya berpikir selama dua-tiga minggu untuk menganalisis, lihat semua ini muncul di media. Siapa yang membocorkannya? Bukan saya. Bukan agen saya. Saya melihatnya di ponsel saya entah dari mana,” katanya.

Mantan pemain Chelsea dan Everton tersebut menegaskan, dirinya sama sekali tidak bodoh. Makanya, ia memutuskan segera pergi.  “Saya mengatakan kepada mereka bahwa tidak baik bagi saya untuk berada di tempat yang tidak saya inginkan. Kami tidak bodoh. Mereka menganggap kita bodoh, tetapi kita tidak bodoh, kita tahu siapa yang melakukan kebocoran dan hal-hal lain. Saya mengatakan kepada mereka, Anda tidak bisa bekerja seperti ini, lebih baik saya pergi sekarang,” jelasnya. (amr)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *