Ini 10 Rising Star Liga Spanyol

by
La Liga Satander

FAJAR.CO.ID, MADRID—La Liga mulai bergulir akhir pekan ini. Selain bintang yang sudah punya nama besar, aksi-aksi para rising star La Liga juga dinantikan pencinta bola dunia.

LA LIGA Satander secara khusus mengumumkan 10 pemain muda berusia di bawah 20 tahun yang potensial menjadi bintang baru musim 2019/2020 ini. Penyerang 19 tahun milik Real Sociedad, Alex Isak menempati daftar teratas.

Pemain kelahiran 21 September 1999 itu dianggap sebagai permata Real Sociedad. Wonderkid Swedia berpostur 190 cm itu disebut-sebut bisa menjadi senjata mematikan di lini depan klub Basque itu sejak awal musim.

Pemain 19 tahun Atletico Madrid, Joao Felix berada di posisi kedua pemain yang oleh La Liga diprediksi akan bersinar terang. Dibeli sekitar Rp,18 triliun dari Benfica, pemain yang dianggap sebagai The Next Cristiano Ronaldo itu sudah menunjukkan kehebatannya di pramusim Los Rojiblancos. Bek tangguh Real Madrid dan Juventus tak berdaya menghadapinya.

Tiga gol plus satu assist yang ia buat di dua laga besar itu memperlihatkan bagaimana berbahayanya pemain timnas Portugal ini. Kehebatan yang ditunjukkan Felix diklaim paripurna. Selain gocekan fenomenal, visi yang luar biasa, ia juga punya kemampuan memberi umpan dan mencetak gol.

Tidak berlebihan kemudian Felix diprediksi akan menjadi tumpuan serangan Atletico. Dan rekan setimnya sangat yakin bahwa ia masih akan terus berkembang bersama pelatih Diego Simeone yang terkenal piawai mengasah bomber muda.

“Jelas bahwa ia memiliki bakat besar. Dengan bakat seperti itu dia dapat tumbuh menjadi pemain yang luar biasa, saya yakin ini adalah tempat yang tepat untuknya. Dia akan banyak berkembang di bawah Diego Simeone dan dia akan belajar banyak di sini,” kata kiper Atletico, Jan Oblak di Football Espana.

Oblak menegaskan, Felix adalah masa depan sepak bola. “Jika dia berlatih dan terus bermain di level yang telah ditunjukkannya maka dia akan menjadi pemain kelas dunia. Tidak ada keraguan bahwa dia adalah talenta hebat,” ujarnya.

Pelatih kawakan seperti Jose Mourinho mengatakan, dengan Felix bersama mereka, Atletico kini adalah penantang gelar di semua kompetisi. Dan pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa kompatriotnya itu punya tanggung jawab besar lantaran besarnya dana yang dikeluarkan klub untuknya.

“Dia memiliki tantangan dari sisi bakat dan investasi yang telah dikeluarkan klub untuknya. Saya percaya bahwa dia tidak bisa lepas dari tanggung jawab itu. Tidak masalah jika Anda berusia 18, 20 atau 25 tahun, dia mewarisi bakat dan tanggung jawab. Dan tanggung jawab itu adalah tanggung jawab angka. Dia tidak bisa lari,” jelas Mourinho di Diario AS.

Vinicius Junior yang baru saja merayakan ulangtahun ke-19-nya diyakini juga akan memukau bersama Real Madrid. Ia dianggap sebagai sosok kreatif dan ancaman nyata dalam situasi satu lawan satu. Nilai plus pemain Brasil itu adalah kecepatan larinya.

Musuh bebuyutan Madrid, Barcelona juga punya calon bintang baru. Ia adalah Jean-Clair Todibo. Bek kelahiran Prancis, 30 Desember 1999 itu sudah membuat debut La Liga Santander melawan SD Huesca April. Dan hengkangnya Thomas Vermaelen membuatnya dipromosikan ke tim utama.

Walaupun ia hanya menjadi bek tengah pilihan keempat Barca, ia bisa saja membuat kejutan dengan bermain lebih teratur selama musim ini. Kecepatan, dan kekuatannya berduel di jantung pertahanan membuat dia layak mendapat menit lebih banyak. Apalagi, ia juga mampu beroperasi sebagai gelandang tengah.

Sosok muda lainnya yang punya peluang bersinar terang musim ini adalah Hugo Duro, Ferran Torres, Diego Lainez, Bryan Gil, Ander Barrenetxea , serta Kang-in Lee. Bagi penikmat bola Asia, nama terakhir mungkin paling ditunggu aksi-aksinya bersama Valencia.

Pemain Korea Selatan itu adalah gelandang yang kuat dan kreatif serta memiliki tendangan kaki kiri yang menakutkan. Apa yang bisa ia tawarkan untuk pelatih Marcelino Garcia Toral sudah ia perlihatkan di Piala Dunia U-20, Juli lalu dimana ia memimpin negaranya melangkah ke final. (amr)

Para rising star La Liga

Alex Isak (21 September 1999)
Klub: Real Sociedad

Posisi: penyerang

Kemampuan: Dengan postur 190 cm, ia ancaman nyata di depan gawang pada bola-bola mati.

Joao Felix (10 November 1999)
Klub: Atletico Madrid

Posisi: penyerang

Kemampuan: Visi bermainnya luar biasa dan punya kemampuan memberi assist dan mencetak gol.

Hugo Duro (10 November 1999)
Klub: Getafe

Posisi: penyerang

Kemampuan: Perannya mencolok ketika ditempatkan sebagai seorang wideman di formasi 4-4-2. Ia piawai mencetak gol dan pekerja keras.
Jean-Clair Todibo (30 Desember 1999)
Klub: Barcelona
Posisi: bek tengah
Kemampuan: Punya kecepatan dan kuat di jantung pertahanan. Ia juga mampu beroperasi sebagai gelandang tengah.

Ferran Torres (29 Februari 2000)
Klub: Valencia

Posisi: sayap kanan

Kemampuan: Ia punya kemampuan melewati pemain lawan dan memasok umpan silang. Ia juga mampu melepaskan tembakan mematikan dan memiliki insting mencetak gol.

Diego Lainez (9 Juni 2000)
Klub: Real Betis

Posisi: gelandang serang

Kemampuan: Gelandang dengan kaki kiri yang punya kemampuan teknis dan kecepatan yang membuat lawan kesulitan mengawalnya.

Vinicius Jr. (12 Juli 2000)
Klub: Real Madrid

Posisi: penyerang
Kemampuan: Perencana serangan yang kreatif dan sangat berbahaya dalam situasi satu lawan yang ditopang kecepatan.

Bryan Gil (11 Februari 2001)
Klub: Sevilla

Posisi: gelandang

Kemampuan: Ia sosok gelandang terampil dan penyihir di sayap kiri yang memiliki keterampilan dribbling menakjubkan.

Kang-in Lee (19 Februari 2001)

Klub: Valencia

Posisi: gelandang serang
Kemampuan: Ia adalah gelandang yang kuat, kreatif, serta memiliki tendangan kaki kiri yang menakutkan.

Ander Barrenetxea (27 Desember 2001)

Klub: Real Sociedad

Posisi: penyerang
Seorang pesulap dengan bola di kakinya. Perawakannya yang kecil membuatnya sangat gesit. Dia sering menusuk dari sayap kiri kemudian memotong masuk untuk mengancam di kotak penalti lawan.

loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *