Kesaksian Mantan CEO, Harusnya Ronaldo ke Milan bukan Juventus

FAJAR.CO.ID, MILAN—Cristiano Ronaldo harusnya bisa menjadi milik AC Milan setelah memutuskan meninggalkan Real Madrid, musim panas tahun lalu. Hal itu diungkap mantan CEO Milan, Marco Fassone.

Kesaksian Fassone, kapten tim nasional Portugal itu terbuka untuk pindah ke San Siro sebelum akhirnya memutuskan bergabung dengan Juventus. Menurut Fassone, minat Milan sangat jelas sebelum Juventus membeli sang superstar dengan harga 112 juta euro yang menjadi rekor baru dalam transfer pemain di Serie A Italia.

Apa yang dilontarkan Fassone ini membenarkan klaim Mantan Direktur Olahraga Milan, Massimiliano Mirabelli. Beberapa waktu lalu, Mirabelli mengungkap bahwa Ronaldo berada di ambang penandatanganan kontrak dengan Rossoneri sebelum pemilik sebelumnya memblokir kesepakatan itu.

“Presiden menginginkan Cristiano Ronaldo, tetapi angka-angka itu memberi tahu kami bahwa ini tidak dapat disarankan. Ronaldo terbuka untuk mengevaluasi peluang, karena Milan adalah klub terkenal dan ada antusiasme di sekitar kita. Namun, kami tidak pernah melampaui beberapa perhitungan internal,” kata Fassone kepada Sportitalia dikutip Goal.

Fassone yang mengikuti Mirabelli keluar dari Milan pada Juli tahun lalu juga menjelaskan bagaimana kesalahan transfer mereka dua tahun lalu. Saat itu, Milan membeli Leonardo Bonucci, Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Andrea Conti, Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, Lucas Biglia, Franck Kessie, Nikola Kalinic, serta Fabio Borini.

Bonucci sendiri, yang dibeli 42 juta euro dari Juventus hanya menghabiskan satu musim di Milan. Bek tim nasional Italia itu memutuskan kembali ke Turin dan Fassone mengakui kesepakatan itu keliru karena mereka mestinya membeli seorang striker hebat bukan pemimpin di ruang ganti. “Bonucci adalah kesalahan,” tegas Fassone. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir