Satgas Antimafia Bola Mulai Dalami Mekanisme Penugasan Wasit – Fajar Sport
News Update

Satgas Antimafia Bola Mulai Dalami Mekanisme Penugasan Wasit

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Satgas Antimafia Bola mulai mengendus mekanisme pengaturan wasit sebagai salah satu kunci dalam pengaturan skor di sepak bola Indonesia. Sejumlah pihak yang berkaitan langsung dengan penugasan wasit ini mulai diperiksa.

Satu persatu kasus yang ditangani Satgas Antimafia Bola mulai dituntaskan. Setelah beres pemberkasan kasus Persibara Banjarnegara yang berdasar laporan Lasmi Indaryani, kini kasus berikutnya segera dituntaskan satgas yang dipimpin Brigjen Pol Hendro Pandowo dan Brigjen Pol Krishna Murti itu.

Satgas mulai beralih menuntaskan kasus yang melibatkan Vigit Waluyo. Untuk itu, pemeriksaan dilakukan kepada tiga orang sejak 4 Februari. Yakni Berlinton Siahaan selaku Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB), Nasrul Koto sebagai anggota Komite Wasit, dan Sekjen PSSI Ratu Tisha di Mapolda Metro Jaya.

Mereka bertiga semuanya memenuhi panggilan satgas. Ketiganya tiba di Mapolda Matro Jaya, Senin (4/2) pukul 11.00 WIB. Tapi, durasi pemeriksaannya berbeda-beda. Berlinton selesai terlebih dulu pada pukul 17.00 WIB. Lalu, Tisha akhirnya menyusul pada pukul 03.00 WIB kemarin.

Berlinton tidak datang sendirian. Selama pemeriksaan dia ditemani CEO PT LIB Risha Adi Wijaya, COO PT LIB Tigorshalom Boboy, dan penasihat hukum Novio Manurung. Mereka dimintai tolong oleh Berlinton untuk menjelaskan kepada satgas terkait pertanyaan-pertanyaan yang diberikan.

Sebab, Berlinton mengakui bahwa dia kurang memahami seluk beluk PT LIB selama ini. ’’Kebanyakan memang saya yang di lapangan,’’ kata Risha.

Ketika ditanya Jawa Pos usai pemeriksaan, Berlinton menyodorkan Risha untuk menjelaskan. Dia hanya tersenyum dan minta maaf tidak bisa berkomentar banyak terkait pemeriksaannya kemarin di Polda Metro Jaya. ’’Biar nanti Pak Risha dan satgas saja ya,’’ kata Berlinton.

Risha menuturkan ada 21 pertanyaan yang diberikan oleh satgas kepada Berlinton. Pertanyaan-pertanyaan itu berhubungan dengan mekanisme penugasan wasit. ’’Ini untuk kasusnya VW (Vigit Waluyo),’’ paparnya.

Dia mengatakan bahwa untuk mekanisme penugasan wasit memang sepenuhnya diserahkan kepada PSSI. Artinya, PT LIB tidak tahu menahu terkait hal tersebut. PT LIB hanya memberikan dana operasional saja kepada wasit yang ditunjuk PSSI.

"Jadi, seluruhnya PSSI (penugasan wasit). Kami juga menjelaskan kapasitas PT LIB terkait hal itu. Termasuk di Liga 2 musim lalu bagaimana," paparnya.

Sementara itu, Ratu Tisha baru keluar dari ruangan Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada pukul 03.00 WIB dini hari kemarin. Menurut Tisha, pemeriksaannya terkait penyelenggaraan pertandingan.

”Untuk pemeriksaan Liga 2 cuma sebentar. Kira-kira tiga jam. Yang lama itu inventarisir barang-barang. Sebab, ada yang perlu, ada yang tidak. Jadi, saya pilih satu persatu,” kata Tisha.

Dia menambahkan bahwa mekanisme penyelenggaraan pertandingan telah dijelaskan menyeluruh kepada polisi.

”Tidak terkotak-kotak untuk pertandingan yang mana. Saya sudah jelaskan bahwa PSSI mengatur hal itu (pertandingan) sesuai regulasi Liga 2 yang kami berikan ke PT LIB saat awal musim. Kemudian mereka jalankan dan PSSI melakukan pengawasan. Kalau ada penyimpangan, bisa dilaporkan ke Komite Disiplin (Komdis). Kira-kira seperti itu,” imbuhnya.

(rid/gil/ham/JPC)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!