Delapan Klub Legendaris Siap Bertarung di Liga 1 – Fajar Sport
News Update

Delapan Klub Legendaris Siap Bertarung di Liga 1

FAJAR SPORT, JAKARTA – Persebaya Surabaya, PSMS Medan dan PSIS Semarang telah memastikan diri lolos ke Liga 1.

Penambahan tiga klub ini, maka dipastikan ada delapan klub legendaris Indonesia di liga tertinggi di Indonesia musim depan.

Sebab, ada lima saudara mereka yang sudah lama bertahan di kompetisi liga utama Indonesia, yakni Persib Bandung, Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persela Lamongan, serta Persipura Jayapura.

Laskar Mahesa Jenar –julukan PSIS — menjadi tim ketiga yang promosi ke Liga 1 setelah susah payah menaklukan Martapura FC denga skor 6-4 (2-2) dalam pertandingan perebutan peringkat ketiga yang berlangsung selama 120 menit di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, sore kemarin (28/11).

Setelah pertandingan, Subangkit, pelatih PSIS mengatakan bahwa, mereka baru saja menjalani pertandingan ekstra ketat serta menegangkan sepanjang laga.

“Hampir tidak ada waktu sedikitpun untuk kami bisa lepas dari ketegangan. Karena kedua tim bermain baik dan saling membobol gawang lawan,” papar dia.

Pria asal Pasuruan itu pun tidak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada sang striker Hadi Nur Yulianto yang berhasil memborong tiga gol kemenangan mereka.

Masing-masing saat laga baru berjalan enam menit, kemudian menit ke-59′ dan 85′. Lalu tiga gol lain, disumbangkan oleh Aldaer Makatindu (43′) dan Andri Wibawa (99′ dan 110′).

Laga tersebut memang berlangsung sengit. Sebab, meski tidak didukung oleh suporter yang masif, Laskar Sultan Adam — julukan Martapura — juga tidak mau menyerah dengan terus memberikan empat gol balasan, masing-masing lewat Rifan Nahumarury di menit ke-9′ dan 35′, serta Reza Saputra (47′) dan Qischil Gandrum Minny saat pertandingan memasuki menit ke-95.

Subangkit menambahkan, itu adalah pertandingan sangat berkesan bagi dia beserta para pemain.

Sebab, lanjut dia, kedua tim sama – sama memutuskan untuk bermain terbuka mengakibatkan sepuluh gol harus tercipta.

Dia mengakui, meski akhirnya keluar sebagai pemenang, mereka harus bekerja keras lantaras tim lawan menunjukan agresifitas tinggi.

“Bagi saya, ini adalah kemenangan paling emosional dalam karir sepak bola saya. Karena apa yang kami capai ini bukan hanya menjadi kebanggan bagi warga Semarang semata. Tapi, memenuhi impian pencinta sepak bola Jawa Tengah,” ucapnya.

“Seperti kalian tahu, ada banyak tim sepak bola di Jawa Tengah, tapi hanya kami satu-satunya mewakili mereka di kasta tertinggi,” beber dia.

Meski begitu, terkait masa depannya bersama PSIS, mantan pelatih Sriwijaya FC itu tetap memilih merendah.

Dia bahkan menyerahkan seluruh nasibnya kepada manajemen. Bahkan, terkait urusan pemain sekalipun, dia tetap memilih untuk bungkam. “Kami masih menunggu evaluasi dari manajemen,” tegasnya. (Fajar/jpnn)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!