Kiper Arema FC Dikabarkan Meninggal, Begini Jawaban Manajemen Klub – Fajar Sport
News Update

Kiper Arema FC Dikabarkan Meninggal, Begini Jawaban Manajemen Klub

FAJAR SPORT, JAKARTA – Publik Indonesia baru saja kehilangan kiper legendaris milik Persela Lamongan, Choirul Huda akhir pekan kemarin.

Kini, kabar duka yang mengejutkan pecinta sepakbola tanah air kembali dikejutkan dengan kabar meninggalnya kiper Arema FC, Kurnia Mega. Kabar tersebut sontak membuat geger warganet. Pasalnya, info meninggalnya kiper Timnas senior itu diumumkan lewat media sosial.

Kurnia Mega memang sedang dalam kondisi sakit, hingga sang pemain tak terlihat membela Arema. Saat ini, Kiper Arema FC itu masih menjalani proses pemulihan kesehatan. Namun, sebuah kabar beredar di media sosial bahwa Kurnia Mega meninggal dunia pada Rabu (19/10) malam pukul 23.30.

Sontak kabar itu membuat kaget publik tanah air. Tapi setelah ditelusuri ternyata itu berita bohong alias hoax.

Kabar meninggalnya Kurnia Meiga pertama kali muncul di media sosial Facebook. Sebuah akun menulis bahwa adik mendiang Ahmad Kurniawan itu mengembuskan napas terakhir di RS Mitra Keluarga Jakarta akibat penyakit jantung. Meiga dikabarkan akan dimakamkan di TPU Kalisari, Cijantung, Jakarta Timur.

Kabar itu pun segera dibantah keras manajemen Arema FC. Arema secara resmi menegaskan bahwa itu adalah kabar bohong. Mereka juga prihatin karena masih ada oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan media sosial untuk menyebar isu hoax tentang Kurnia Meiga.

“Kami sampaikan bahwa kabar itu tidak benar. Hargai jerih payah keluarga yang bersangkutan yang sangat ingin memotivasi Meiga agar kembali merumput lagi,” sebut manajemen Singo Edan dalam akun resminya, Kamis (19/10) pagi.

Ini bukan kali pertama kabar hoax menerpa Meiga. Pada pertengahan September lalu, dia juga dikabarkan buta hingga meninggal dunia. Namun kabar tersebut cepat-cepat dibantah oleh pihak Meiga dan Arema.

“Semoga kabar bohong itu menjadikan motivasi sekaligus berkah dari Allah SWT agar Meiga diberi perlindungan dan kesembuhan. Bagi penyebar dan pembuat berita tidak benar dibukakan pintu hatinya dan dimaafkan,” harap manajemen Arema. (Fajar/pojok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!