Selain Choirul Huda, Tiga Pemain Ini Juga Jadi Korban Kerasnya Liga Indonesia – Fajar Sport
News Update

Selain Choirul Huda, Tiga Pemain Ini Juga Jadi Korban Kerasnya Liga Indonesia

FAJAR SPORT, JAKARTA – Sepakbola Indonesia kembali dirundung duka mendalam, usai kiper utama Persela Lamongan Choirul Huda meninggal dunia akibat benturan keras terjadi di kepala dan lehernya.

Kejadian naas ini dialami Huda saat timnya menjamu Semen Padang pada lanjutan Liga 1, Minggu (15/10). Eks kiper Timnas Indonesia ini bukanlah korban kerasnya Liga Indonesia, fapi dia adalah korban keempat sepanjang Liga Indonesia bergulir.

Meninggalnya Choirul Huda menambah daftar korban meninggal pesepakbola Indonesia akibat kerasnya permainan.

Berikut adalah beberapa pemain Indonesia yang meninggal dunia saat sedang bermain.

1. Choirul Huda

Kapten sekaligus kiper Persela Lamongan ini dipastikan meninggal dunia tepat pada Minggu (15/10) saat timnya menghadapi Semen Padang. Pada laga itu, dia bertubrukan dengan rekannya sendiri Ramon Rodrigues di akhir babak pertama.

Kiper yang hanya membela Persela sepanjang kariernya itu sontak memegang dada setelah tubrukan kemudian pingsan. Dia dilarikan langsung ke rumah sakit, tapi nyawanya tak terselamatkan. Huda meninggal dunia di usia 38 tahun. Setelah diketahui, dia meninggal karena benturan di leher dan kepala.

2. Eri Irianto

Legenda Persebaya Surabaya yang merupakan salah satu gelandang serang yang paling mumpuni pada zamannya. Dia adalah salah satu pemain yang sangat diandalkan.

Sayang, musibah terjadi pada April 2000 saat Persebaya menghadapi PSIM Yogyakarta. Eri bertubrukan dengan pemain besar dari Gabon, Samson Noujine Kinga dan langsung pingsan. Dia sempat ke rumah sakit sebelum akhirnya divonis gagal jantung dan meninggal dunia.

3. Jumadi Abdi

Gelandang PKT Bontang, Jumadi Abdi, menjadi salah satu korban permainan keras di Indonesia pada 2009. Saat itu, PKT menghadapi Persela. Jumadi secara mengejutkan diterjang oleh Deny Tarkas sehingga pull sepatu sepak bolanya terkena perut.

Jumadi pingsan, dilarikan ke rumah sakit, dan berada dalam kondisi kritis selama seminggu penuh. Tapi, nyawa dia tak tertolong. Usus halus Jumadi robek, sehingga kotoran pencernaan makanannya terkena ke seluruh organ dalam.

4. Akli Fairuz

Striker Persiraja Banda Aceh ini mengalami musibah pada Mei 2014 saat menghadapi PSAP Sigli. Perut Akli ditendang oleh kiper lawan, Agus Rohman. Ironis karena gol sang pemain karena insiden itu dianulir.

Bahkan dia tak langsung dilarikan ke rumah sakit dan sempat dibiarkan di pinggir lapangan dan kesakitan. Setelah diketahui, kantung kemih sang pemain bocor dan ada beberapa luka dalam. Dia berada di rumah sakit selama enam hari hingga akhirnya meninggal dunia. (Fajar/jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!