Bayern Munchen Masih Sulit Dapatkan Pengganti Ancelotti

by -2 views
(FILES) This file photo taken on September 16, 2017 shows Bayern Munich's Italian head coach Carlo Ancelotti (R) and Bayern Munich's assistent coach Willy Sagnol reacting during the German First division Bundesliga football match FC Bayern Munich v Mainz 05 in Munich, southern Germany. Carlo Ancelotti was sacked, his club said on September 28, 2017. / AFP PHOTO / Guenter SCHIFFMANN / RESTRICTIONS: DURING MATCH TIME: DFL RULES TO LIMIT THE ONLINE USAGE TO 15 PICTURES PER MATCH AND FORBID IMAGE SEQUENCES TO SIMULATE VIDEO. == RESTRICTED TO EDITORIAL USE == FOR FURTHER QUERIES PLEASE CONTACT DFL DIRECTLY AT + 49 69 650050

FAJAR SPORT, JERMAN – bayer Munchen hingga kini belu menentukan sikap siapa yang akan menggantikan posisi Carlo Ancelotti sebagai pelatih kepala. Untuk sementara asisten pelatih Willy Sagnol dipercayakan untuk menukangi klub Bavaria itu.

Setelah Ancelotti dipecat lantaran sulit membawa Bayer membaik di musim ini, klub petahana Bundesliga Jerman itu belum juga menemukan pengganti Ancelotti yang cocok. Sagnol akan dampingi Thomas Muller cs dalam laga melawan Hertha Berlin pada lanjutan Bundesliga pekan ketujuh, Minggu (1/10/2017).

Direktur Olahraga Bayern Hasan Salihamidzi mengatakan, belum ada gambaran siapa yang akan menjadi suksesor Don Carlo tersebut. Namun, pihaknya mengaku akan segera mengumumkannya segera karena memang harus secepatnya dilakukan demi menunjang performa tim.

“Terkait pelatih baru, kami hanya akan mengambil putusan ketika sudah sepakat. Pastinya, kami butuh pelatih yang bisa mengatasi permasalahan saat ini dan memiliki tanggung jawab yang besar,” tutur Sali seperti dilansir Soccerway.

Menurut dia, tak mudah mencari sosok pelatih seperti itu. “Kami pastinya akan segera mengumumkannya karena butuh sesegera mungkin,” ucapnya.

Sali pun mendukung keputusan klub (pemecatan Ancelotti, red) mengingat performa Bayern yang kurang tampil mengesankan di awal musim ini, baik di kontes domestik maupun ajang Liga Champions.

“Musim ini memang sejauh ini tak baik bagi kami. Kami kesulitan di pramusim dengan mengalami beberapa kekalahan. Itu membuat atmosfer tim menjadi tak baik. Pelatih justru membiarkan para pemain dan tak segera memperbaiki performa. Puncaknya Anda tahu sendiri,” ungkapnya. (Fajar/pojok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *