Dibantai Tanpa Ampun, Begini Kekesalan Pelatih Myanmar  – Fajar Sport
News Update

Dibantai Tanpa Ampun, Begini Kekesalan Pelatih Myanmar 

FAJAR SPORT, MYANMAR – Kekalahan telak Myanmar dari Timnas Indonesia U-19 di perebutan juara tiga Piala AFF U-18 sangat menyakitkan bagi pendukung tuan rumah (Myanmar) sendiri, dan bahkan buat pelatihnya Rabah Benlari.

Laga yang berlangsung pada, Minggu (17/9) kemarin itu berakhir dengan skor 7-1. Tuan rumah Myanmar dihantam Egy ‘Kelok Sembilan’ Maulana Vikri dkk tanpa ampun. Meski menang besar, Myanmar mampu mengimbangi permainan cepat tim Garuda Nusantara.

Atas kekalahan itu, Benlarbi mengaku kecewa dengan penampilan anak asuhnya sepanjang 90 menit. Bahkan Rabah melontarkan sindiran pedas untuk beberapa pemainnya yang menurut dia tidak menjalankan instruksinya dengan baik.

”Kami seperti tidak bermain. Hanya satu tim (timnas, red) yang bermain, sementara tim lain seperti hanya menjadi penonton, dan hari ini Myanmar hanya menonton, bukan bertanding,” ujarnya geram usai pertandingan seperti dikutip dari JPNN.

Tak hanya kesal pada skor telak, tapi juga untuk peluang gol yang tak mampu diselesaikan oleh anak asuhnya itu. “Bahkan kami pun sampai tidak bisa menemukan solusi untuk keluar dari tekanan dalam pertandingan itu. Saya tidak tahu apa yang terjadi dan harus berpikir lagi soal kondisi seperti ini,” ungkap pelatih asal Perancis itu.

Rabah memang pantas kecewa, alih-alih menjalankan titah skema dan strategi pelatih, para penggawa Myanmar malah bertanding dengan tingkat frustasi tinggi. Bahkan beberapa pemain menyalurkan rasa frustasinya tersebut dengan bermain kasar. Beberapa kali penggawa Timnas Indonesia U-19 harus merasakan kasarnya permainan dari pemain tuan rumah.

Sayangnya, sejumlah pelanggaran yang sangat membahayakan keselamatan pemain Indonesia hanya diganjar kartu kuning oleh wasit yang memimpin jalannya pertandingan tersebut.

Beruntung, Egy Maulana yang didapuk di laga itu sebagai kapten tidak terpancing dengan permainan kasar lawan. Bermain taktis dan efektif, skuat Indra Sjafri berulang kali mencetak gol lewat serangan balik yang cepat.

Atas hasil kemenangan gemilang ini pun Indonesia berhak membawa pulang trofi juara ketiga Piala AFF U-18 tahun ini. Sementara Thailand sukses menjadi juara pertama usai mengandaskan Malaysia di partai puncak. (Aiy/Fajar)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!