An Se-young, ABG Juara French Open 2019: Menangis Kalah di Nanning, Ambisinya Juara Olimpiade

by
An Se-yong/Everything Badminton

FAJAR.CO.ID, PARIS—An Se-young, gadis baru gede (ABG) asal Korea Selatan menjuarai turnamen bulutangkis French Open 2019 dengan mengalahkan mantan tunggal putri nomor satu dunia, Carolina Marin. Di final yang berlangsung di Paris, Minggu, 27 Oktober malam, ia menang dalam duel tiga game; 16-21, 21-18, dan 21-5.

Ini adalah gelar tertinggi yang pernah diraih remaja kelahiran, Gwangju, 5 Februari 2002 silam tersebut. Sebelumnya, tunggal putri berpostur 170 cm itu hanya menjuarai turnamen Super 300 dan Super 100. Termasuk di New Zealand, 2019 ini.

Bagi gadis dengan berat badan 50 kg itu, ini jelas prestasi yang sangat membanggakan. Buka hanya untuk dirinya, namun juga buat negaranya, Korea Selatan. Pasalnya, ia baru mulai bergabung di tim nasional Korsel tahun lalu.

Bahkan, beberapa bulan lalu, ia masih sosok “cengeng”. Saat Korsel kalah dari Tim Thailand di perempat final Piala Sudirman 2019 di Nanning, ia sempat menangis saat wawancara dengan wartawan dari berbagai negara. Sambil menjawab pertanyaan, air matanya berlinang yang memperlihatkan bagaimana menyakitkannya bagi dia saat kalah.

“Terlalu buruk untuk kalah, tapi saya pikir masih ada banyak peluang. Saya akan bekerja lebih keras dan mendapatkan nilai yang lebih baik lain kali. Ada begitu banyak pemain bagus kali ini yang banyak membantu saya,” katanya saat itu dikutip dari hani.co.kr.

Dengan usia yang masih belia, An Se-young memang punya ambisi besar dan sepertinya tidak menyukai kekalahan. Saat bertemu dengan legenda bulutangkis Korea Selatan, Bang Soo-Hyun, ia menegaskan mimpinya mengikuti jejak seniornya tersebut.

Bang Soo-Hyun adalah mantan pemain bulutangkis dari Korea Selatan yang merupakan salah satu pemain tunggal wanita terkemuka dunia pada 1990-an. Dia adalah saingan utama legenda bulutangkis Indonesia, Susi Susanti dan Ye Zhaoying dari Cina.

Selama kariernya, Bang Soo-Hyun memenangkan satu medali emas dan satu medali perak di Olimpiade. Dan Ahn Se-young sambil tertawa mengatakan dirinya ingin mereplikasi prestasinya. “Saya ingin memenangkan medali di Olimpiade seperti Bang Soo-hyun,” ujarnya dikutip dari donga.com.

Melihat sepak terjangnya sejauh ini, ambisi tunggal putri berperingkat 16 dunia itu jelas bukan mimpi kosong. Pemain yang menjadi bagian dari tim junior Korsel yang meraih gelar di Kejuaraan Junior Asia 2017 itu sudah menaklukkan bintang-bintang besar dunia.

Selain Marin, ia sudah mengalahkan Akane Yamaguchi dan Tai Tzu-ying yang menguasai turnamen bulutangkis dua tahun terakhir. Sebelumnya, saat meraih gelar BWF di Super 300 Selandia Baru Terbuka, ia juga mengalahkan peraih medali emas Olimpiade 2012 Li Xuerui dari Tiongkok di final. Jadi, kita tunggu saja apakah mimpi An Se-young akan jadi kenyataan di Olimpiade 2020 Jepang atau tahun-tahun mendatang. (amr)

loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *