Preview UEA vs Indonesia: Jangan Gentar Garuda!

by
Alberto "Beto" Goncalves/PSSI

FAJAR.CO.ID, DUBAI—Tim nasional Indonesia tidak boleh minder menghadapi Uni Emirat Arab (UEA) pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. UEA memberi respek tinggi dan Tim Garuda harus membuktikan diri memang layak dihormati.

Secara peringkat, kedalaman skuat, dan kemampuan pelatih, harus diakui Indonesia jauh di bawah tuan rumah. Sesuai rangking terbaru FIFA, UEA saat ini menempati peringkat 66 dunia sementara Indonesia ada di posisi ke-167.

Perbedaan peringkat yang mencolok itu sudah bisa menerangkan bagaimana perbedaan kualitas skuat. Belum lagi jika bicara pelatih. Seperti diketahui, UEA saat ini ditangani Bert van Marwijk, sosok yang pernah memimpin Belanda di final Piala Dunia 2010.

Selain itu, pertandingan akan digelar di Stadion Al Maktoum, Dubai. Bermain di depan pendukung lawan, Indonesia akan mendapat tantangan lebih berat. Apalagi, asosiasi sepak bola UEA sudah meminta pendukung mereka membanjiri stadion untuk laga ini.

Tapi, bicara sejarah, Indonesia tidak kalah. Dalam empat pertemuan kedua negara di level senior, Indonesia mampu memenangkan dua pertarungan. Termasuk kemenangan 5-2 di Piala Merdeka 1981 silam.

Pertemuan kedua negara di Asian Games 2018 juga bisa menjadi bukti bahwa Tim Garuda bisa merepotkan UEA. Pemain-pemain yang tahun lalu bisa memperlihatkan perlawanan heroik sebelum kalah dalam drama adu penalti di babak 16 besar sebagian besar ada dalam tim Simon McMenemy yang akan menantang UEA, dinihari nanti.

Makanya, UEA yang mengalahkan Malaysia dengan skor 2-1 di laga perdana Grup G tidak berani meremehkan Indonesia. Manajer tim UEA, Ismail Rashid menegaskan, kekalahan dari Malaysia dan Thailand di Jakarta tidak boleh menjadi patokan laga kali ini akan mudah.

“Indonesia telah kehilangan dua pertandingan, tetapi itu tidak berarti itu akan mudah. Manajemen selalu berbicara dengan para pemain, memberi tahu mereka bahwa kami harus siap memainkan permainan ini,” tegas Ismail dikutip dari The National.

Bagi Ismail, sebagian besar tim yang bermain di Asia telah tumbuh. Ia mencontohkan Malaysia. Menurutnya, dua tahun lalu mereka bisa mengalahkan mereka dengan skor 10-0. Namun, di pertemuan terakhir, UEA hanya mampu menang tipis 2-1. Itupun sempat tertinggal lebih dulu sebelum Ali Ahmed Mabkhout mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan.

“Tidak mudah untuk menang melawan tim-tim ini sekarang, tetapi kami berbicara dengan para pemain. Kami memberi tahu mereka, ‘Anda harus siap, berkorban untuk negara. Dan pada akhirnya hasilnya akan datang’,” jelasnya.

Ismail menegaskan bahwa UEA yang membidik Piala Dunia kedua dalam sejarah negara itu, harus mencoba memaksimalkan pertandingan awal di kualifikasi ini. Bagi dia, untuk bisa lolos ke Qatar, mereka harus memulai dengan baik dengan memenangkan setiap laga.

“Dengan dua pertandingan ini, kami harus mencapai sembilan poin. Tapi tidak dengan bicara, namun dengan bekerja. Itu tidak mudah, tetapi kami mempercayai para pemain. Kami memiliki kepercayaan diri yang baik untuk mendapatkan hasil yang baik,” tandasnya.

Penyerang UEA, Ali Saleh juga tak mau memandang enteng Hansamu Yama dkk. “Pertandingan pertama memberi kami kepercayaan diri sehingga kami cukup percaya diri untuk memasuki pertandingan. Indonesia adalah tim yang kuat, jadi kami akan mencoba yang terbaik dan mudah-mudahan kami akan keluar dengan kemenangan lain,” katanya.

“Bermain dengan tim nasional lebih merupakan tanggung jawab karena Anda mewakili seluruh negara, bukan hanya satu klub. Suatu kehormatan yang sangat besar. Jadi penting bagi kami untuk mencoba yang terbaik dan memenangkan pertandingan berikutnya,” lanjut Ali.

Untuk laga ini, Van Marwijk hanya kehilangan Majid Ibrahim Sorour. Ia didepak dari skuat karena melanggar instruksi dari staf teknis dan administrasi tim nasional. Tapi, itu tidak akan mempengaruhi kualitas UEA karena Van Marwijk masih bisa menurunkan seluruh pemain andalannya yang mengalahkan Malaysia.

Di kubu Indonesia sendiri, pelatih Simon McMenemy menegaskan bahwa suasana latihan memperlihat anak asuhnya cukup percaya diri menyongsong laga ini. “Sesi latihan sangat positif, pemain terlihat percaya diri dan kami menantikan laga nanti,” ungkap pelatih asal Skotlandia tersebut di situs resmi PSSI.

“Tantangan yang besar bagi Timnas Indonesia melawan UEA di laga tandang ini. Tapi kami percaya bisa improve untuk terima tantangan ini dengan baik. Tentu butuh kerja keras dan ingin mendapat hasil positif,” kata Simon di situs resmi PSSI.

Simon tak menampik kualitas UEA dan mengaku respek. Namun, ia meminta pemain melakukan yang terbaik di laga ini. “Kami selalu mencoba positif dengan apa yang kami miliki dan memastikan punya senjata untuk melawan UEA. Kami harus fokus dan hati-hati dalam bermain nanti. UEA punya tim dan pelatih yang bagus. Kondisi pemain saat ini bagus, selalu ada perkembangan positif setiap harinya,” jelas Simon.

Sebagai persiapan menghadapi pertandingan ini, eks pelatih Bhayangkara FC itu sudah datang ke UEA sejak 3 Oktober lalu. Itu dimaksudkan agar pemain bisa beradaptasi dengan kondisi di sana. Selain itu, dalam latihan tim, ia juga sudah berusaha membenahi kelemahan timnya.

Beto Goncalves masih akan menjadi andalan di lini depan Indonesia. Opsi lain adalah Lerby Eliandry yang kembali dipanggil setelah tampil tajam di level klub. Untuk mendukung barisan penyerang, selain Evan Dimas, Zulfiandi, dan Stefano Lilipaly, Simon akan berharap banyak pada pemain cepat seperti Andik Vermansah ataupun Riko Simanjuntak. (amr)

Prakiraan Pemain

UEA (4-3-3): Khalid Essa; Al Menhali, Abbas, Al Hammadi, Al Attas; Salmeen, Barman, Ibrahim; Ali Saleh, Ali Ahmed Mabkhout, Yaqoob

Indonesia (4-2-3-1): Andritany; Ricky Fajrin, Hansamu, Yanto Basna, Putu Gede; Evan Dimas, Zulfiandi; Saddil, Lilipaly, Andik; Beto

 

Lima pertandingan terakhir Indonesia

25/03/19 Myanmar 0 – 2 Indonesia
11/06/19 Jordania 4 – 1 Indonesia
15/06/19 Indonesia 6 – 0 Vanuatu
05/09/19 Indonesia 2 – 3 Malaysia
10/09/19 Indonesia 0 – 3 Thailand
Lima pertandingan terakhir UEA
21/03/19 UEA 2 – 1 Arab Saudi
26/03/19 UEA 0 – 0 Syria
31/08/19 Republik Dominika 0 – 4 UEA
01/09/19 UEA 5 – 1 Srilanka
10/09/19 Malaysia 1 – 2 UEA

Head to head

Piala Asia 1996
10/12/1996 UAE 2-0 Indonesia

Asian Games 1986, Perempat Final
01/10/1986 Indonesia 2-2 UEA (adu penalti 4-3)
Turnamen Merdeka 1982
14/08/1982 UAE 2-1 Indonesia

Turnamen Merdeka 1981
02/09/1981 UEA 2-5 Indonesia

Perbandingan Peringkat FIFA

UEA: 66

Indonesia: 167

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *