Singgung Jenis Kelamin di Sepakbola, Direktur AS Roma Minta Maaf

by
Gianluca Petrachi / Emilio Andreoli/Getty Images

FAJAR.CO.ID, ROMA—Karena menyinggung jenis kelamin dalam sepakbola, Direktur Olahraga AS Roma, Gianluca Petrachi harus meminta maaf. Ia menegaskan, komentarnya bahwa sepakbola adalah permainan pria dan bukan kelas balet untuk anak perempuan tidak bermaksud merendahkan kaum hawa.

Sebelumnya, ia melontarkan hal itu pasca Roma bermain imbang 1-1 dengan Cagliari. Ia menyoroti wasit yang menganulir gol Nikola Kalinic ke gawang Cagliari akibat sang penyerang dianggap telah mendorong Fabio Pisacane ke gawang Robin Olsen. Wasit menganggap itu pelanggaran.

Setelah itu Petrachi mengatakan kepada Sky Sport Italia bahwa keputusan itu sangat konyol. Alasannya, itu hanya kontak biasa yang lazim dalam sepakbola. “Konyol. Itu adalah kontak yang terjadi di kotak penalti sepanjang waktu, ada ratusan di setiap pertandingan dan Anda tidak bisa melarang gol seperti itu. Itu adalah kontak, bukan dorongan, karena ini adalah olahraga kontak dan bukan kelas balet untuk gadis kecil. Ini adalah permainan pria dan ada kontak,” tegasnya.

Menyadari bahwa ia sudah melakukan kekeliruan dengan komentarnya, Senin malam waktu setempat, Petrachi mengeluarkan permintaan maaf melalui situs web Roma. “Saya minta maaf jika ada yang tersinggung oleh kata-kata yang saya gunakan. Bukan maksud saya sama sekali untuk menyarankan bahwa sepakbola hanyalah permainan pria dan bukan untuk wanita muda,” jelasnya.

Menurutnya, itu reaksi spontanitas atas keputusan wasit yang memang sangat menentukan hasil pertandingan. “Saya sangat kesal dengan keputusan untuk mengesampingkan apa yang saya pikir adalah gol yang sangat baik dan saya ingin menegaskan bahwa sepakbola adalah – dan selalu menjadi – olahraga kontak fisik. Sepak bola adalah untuk semua orang dan di Roma, kami sangat bangga dengan tim wanita kami dan peran kami dalam mempromosikan sepakbola wanita,” ujar sang direktur seperti dikutip dari The West Australia. (amr)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *