Turut Berduka, Persebaya Kontra Blitar Bakal Gunakan Ban Hitam di Lengan Tangan – FAJAR sport
News Update

Turut Berduka, Persebaya Kontra Blitar Bakal Gunakan Ban Hitam di Lengan Tangan

FAJAR SPORT, SURABAYA – Laga lanjut Liga 2 antara Persebaya Surabaya dan PSBI Blitar akan berlangsung pada, Rabu (2/8) di Stadion Gelora Bung Tomo malam nanti.

Sebelum babak kickoff dimulai, kedua tim beserta penonton akan melakukan prosesi mengheningkan cipta bagi tiga suporter Persebaya (Bonek) yang meninggal dunia, setelah laga kontra Martapura FC Kamis kemarin. Tiga bonek itu meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan parah, hingga merenggut nyawa mereka.

Mereka adalah Yuni Khalimatus, Putri Amanda Sari, dan M. Hilmi Adam Syauqi. Prosesi mengheningkan cipta tersebut juga dilengkapi dengan kehadiran perwakilan keluarga dari masing-masing mendiang.

“Kami sudah berkoordinasi dengan match commisioner dan host broadcaster soal ini. Dan, mereka mengizinkan,” kata direktur tim Persebaya Candra Wahyudi, seperti dikutip dari jpnn (Jawa Pos Grup).

Tidak hanya prosesi mengheningkan cipta yang akan tersaji malam nanti. Seluruh perangkat pertandingan termasuk pemain kedua tim hingga wasit juga akan mengenakan ban hitam sebagai tanda belasungkawa.

Aksi tersebut mendapat sambutan dari kapten Persebaya Rendi Irwan. Menurut dia, hal itu setidaknya bisa memberikan penghormatan kepada perjuangan Bonek. Selain itu, kejadian tersebut juga bisa menjadi pelajaran bagi semua suporter agar tidak terjadi lagi.

“Semoga ke depannya bisa lebih berhati-hati dalam berkendara. Sebab, nyawa manusia tidak bisa ditukar dengan apapun. Saya mewakili rekan-rekan pemain Persebaya ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya,” kata Rendi.

Sebelum aksi hari ini, jajaran manajemen, perwakilan Bonek, dan winger Persebaya Thaufan Hidayat sudah mengunjungi rumah duka yang bertempat di Menganti, Gresik (27/7). Tidak hanya bertakziah di kediaman korban, mereka juga berkunjung ke pemakaman ketiga Bonek tersebut. (Aiy/Fajar)

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top