Wajib Mainkan Pemain U-23, Kata Pelatih PBFC: Tampil Itu Karena Peforma, Bukan Aturan – FAJAR sport
News Update

Wajib Mainkan Pemain U-23, Kata Pelatih PBFC: Tampil Itu Karena Peforma, Bukan Aturan

FAJAR SPORT, KALTIM – Pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC) Dragan Djukanovic, sedikit bingung dengan aturan yang dibuat oleh PSSi soal regulasi memainkan tiga pemain U-23 sebagai starter.

Karena regulasi ini membuat Djukanovic harus menepikan beberapa pemain senior yang memiliki kualitas diatas rata-rata. Sedikitnya, ada delapan nama dari skuad Pesut Etam yang belum mendapat giliran tampil.

Ketatnya persaingan sekaligus kewajiban memainkan pemain U-23 di awal laga, membuat tim pelatih harus jeli menempatkan sebelas penggawa utama. Tiga pemain U-23 yang selalu menjadi pilihan adalah di sektor gelandang, dan dari tiga pemain muda itu, Djukanovic doyan memainkan Terens Puhiri, Rifal Lastori, dan Wahyudi Hamisi bersamaan.

“Keputusan yang sulit bagi saya dituntut harus memainkan pemain muda karena regulasi. Padahal, saya mau mereka bisa tampil karena performa bagus saat berlatih. Bukan disebabkan aturan,” jelas Dragan.

Akibat persaingan yang sengit, gelandang Abdul Aziz akhirnya dipinjamkan ke 757 Kepri Jaya FC yang bermain di Liga 2. Stok lini tengah Pesut Etam musim ini memang tampak menumpuk.

Juru taktik asal Montenegro itu menyesalkan pihak liga yang mengelompokkan pemain berdasarkan umur. Padahal, setiap kualitas pesepak bola tidak bergantung pada usia. Tidak sedikit pemain kawakan yang masih bisa berkontribusi besar, seperti Ponaryo Astaman. Atau ada nama Terens yang memikat hati Dragan untuk selalu ditampilkan starter meski masih sangat muda, 20 tahun.

Sebagai pelatih, Dragan memang memiliki kekuasaan untuk memilih siapa yang pantas tampil. Nama besarnya pun menjadi pertaruhan terkait hasil akhir. Dari empat laga terakhir, Pesut Etam baru mendapat empat poin. Hasil dari sekali menang, dua kalah, dan sisanya imbang.

“Saya yang bertanggung jawab dengan hasil saat ini. Kompetisi masih panjang. Ada banyak waktu untuk melakukan rotasi dan tampil lebih baik di laga berikutnya,” ucap Dragan.

Didapuk sebagai juru taktik, peran Dragan bukan hanya meracik formula ciamik. Namun, menjaga performa pemain serta menghilangkan rasa jenuh ialah salah satu tugasnya. Walhasil, seluruh program yang diberikan harus cocok dengan persiapan jelang pertandingan.

Mengusung target delapan poin di empat laga awal, Pesut Etam hanya mampu meraih separuhnya. Capaian itu membuat Tim Oranye masih terseok-seok di papan tengah.

Tidak ingin membuat kekecewaan lebih banyak, Dragan mengusung misi kemenangan kontra Semen Padang, Senin (8/5) nanti. “Saya ingin tim kami kembali ke jalur positif. Persiapan selama latihan, kami maksimalkan,” ucapnya.

Melakoni laga kandang, Dragan memiliki keuntungan menurunkan skuad terbaiknya. Seluruh pemain siap tampil. Layak dinanti siapakah dari delapan nama yang belum tampil bakal menjalani debut. Atau bisa jadi tetap menjadi pemanis di bangku cadangan. (Fajar/jpg)

Pemain Borneo FC Belum Tampil di Liga 1

1. Nadeo Argawinata (kiper, 20 tahun)

2. David Ariyanto (kiper, 30 tahun)

3. Matehus Lopes (bek, 32 tahun)

4. Habibi (bek, 19 tahun)

5. Sultan Samma (gelandang, 31 tahun)

6. Amin Ohorella (striker, 19 tahun)

7. Febri Setiadi Hamzah (striker,33 tahun)

8. Fernando Gomes (striker, 19 tahun)

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top