Pelatih PSM Makassar Marah-Marah.. Terus Bilang, Mending Pindah ke Bali Aja – FAJAR sport
News Update

Pelatih PSM Makassar Marah-Marah.. Terus Bilang, Mending Pindah ke Bali Aja

FAJAR SPORT, MAKASSAR – Masalah kembali menerpa skuad PSM Makassar pada jumat (21/4) kemarin. Klub asuhan Robert Rene Alberts terlihat marah-marah jelang jadwal latihan klub.

Kemarahan Robert itu diketahui lantaran, Stadion Andi Mattalatta Mattoangin Makassar digembok. Saking marahnya, pelatih asal Belanda ini langsung mengatakan, mending PSM pindah ke Bali saja untuk mendapat kemudahan latihan.

Sesuai jadwal, PSM menggelar latihan rutin pukul 16.00 wita. Hampir semua perlenmgkapan latihan sudah tersedia beberapa menit sebelum pemain tiba, tapi sayang harus terhenti di depan pagar. Pagar pembatas lapangan dan ruang ganti digembok. Sehingga, ofisial PSM terpaksa merusak gembok agar latihan bisa dimulai.

Robert meradang, dan menganggap ada orang yang menyabotase sekaligus menghalangi PSM berprestasi. “Ada beberapa orang yang mensabotase kita. Makanya salah satu ofisial kasih izin rusak gembok agar kami bisa latihan,” kata Robert dilansir Pojok Sulsel (Jawa Pos Group).

Menurut Robert, kondisi ini tidak bagus bagi tim yang sedang menjalani kompetisi Liga 1. Apalagi, latihan ini adalah laga terakhir sebelum beranngkat ke Tenggarong, menjalani laga kedua menghadapi Mitra Kukar. “Ini tidak bagus, mereka menghalangi kami latihan. Kalau kami kalah, siapa yang akan kalian salahkan. Sementara mereka halangi kami latihan,” keluh Robert.

Jika kondisi ini terus berlanjut, Robert bahkan tidak mau lagi latihan di Makassar. “Cukup sudah, kalau begini terus lebih baik kita latihan di Bali dari pada di sini,” keluh Robert. Sebab, kata pelatih asal Belanda ini bukan hanya kali ini mereka dihalang-halangi untuk menggunakan stadion. “Dalam dua minggu terakhir, mereka mecoba menghalang-halangi kami untuk latihan,” ketus Robert.

Sebelumnya, Robert sempat melampiaskan kekesalannya di akun Instagram. Ia mengunggah foto perlengkapan berupa bola dan lainnya yang dijejer depan pagar pembatas lapangan dan ruang ganti. Tampak pagar tersebut terkunci.

“PSM Makassar Is ot allowed to train ….the stadium manager is locking the gates (PSM Makassar tidak diizinkan untuk berlatih …. manajemen stadion mengunci gerbang,” tulis Robert, melalui akunnya @robertrenealberts.

“This is how certain people in Makassar don’t want psm to succeed. Is this the way to help PSM to become champions? (Beginilah cara beberapa orang di Makassar yang tidak ingin melihat PSM sukses. Apakah ini cara untuk Membantu PSM untuk menjadi juara?),” keluh Robert.

Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi alasan penutupan stadion sehingga PSM tak bisa latihan. (Fajar/jpg)

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top