Sudah Miliki Marquee Player, PSM Hanya Butuh Satu Pemain Asing – FAJAR sport
News Update

Sudah Miliki Marquee Player, PSM Hanya Butuh Satu Pemain Asing

FAJAR SPORT, MAKASSAR – PSM makassar sudah tidak lagi memikirkan pembelian pemain dengan status marquee player. Pasalnya, klub kebanggan orang Sulsel ini sudah miliki Wiljan Pluim yang berkarir di kasta Liga Eropa.

Pluim yang pernah bermain di Eropa itu dianggap sebagai marquee playernya PSM. Chief Executive Officer (CEO) PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PT PSM), Munafri Arifuddin, mengatakan kalau regulasi untuk marquee player ada sedikit perubahan. Jadi pemain dengan status itu antara pernah main di Piala Dunia atau Liga Eropa.

“Ini menjadi isu menarik soal marquee player. Selama ini pandangan kami pemain bintang itu pernah main di Piala Dunia dan klub besar. Ternyata hari ini terpisah,” ungkap Munafri saat ditemui JawaPos.com.

Jadi, Munafri menyatakan, kalau si pemain pernah main di Piala Dunia, tapi tidak di klub besar sudah masuk kategori marquee player. Begitupun sebaliknya.

“Kalau gitu, kami sudah punya yakni Wiljan Pluim. Dia kan pernah main di Vitesse yang artinya Eredivisie, kasta tertinggi di Belanda,” papar dia.

Dengan demikian, Juku Eja bisa saja mengambil satu nama pemain asing lagi. “Kami bisa ambil lagi pemain asing. Saya sih butuh gelandang bertahan atau striker,” pungkas Munafri. Nama bek kiri Fabio Coentrao sebenarnya cukup baik. Dia adalah salah satu sosok andalan Portugal dalam beberapa tahun terakhir. Sayang, kondisi fisik yang tak maksimal, sering cedera, juga inkonsistensi, Coentrao berada dalam musim yang buruk.

Bersama Real Madrid, sang pemain hanya tampil sekali di liga dan mengalami kesulitan. Bahkan sejak bergabung pada 2011, sang pemain lebih sering menjadi pelapis Marcelona.

Tak ayal, pemain senior Portugal ini pun angkat bicara. Dia mengakui bahwa kondisinya saat ini memang tak memungkinkan. “Saya berada dalam kondisi yang memang tak pantas bermain di Real Madrid. Saya akan kembali memainkan sepak bola terbaik musim depan,” ujarnya kepada Marca.

“Saya punya kontrak dengan Madrid hingga 2019. Jika mereka ingin mempertahankan saya, itu sangat sempurna. Tapi, jika tidak, saya bisa memilih jalan sendiri,” tambah dia.

Sang pemain membuka peluang untuk kembali ke Portugal dan itu diyakini bisa mengangkat kembali level bermainnya. “Kita harus bisa menerima bahwa selalu ada titik kemunduran dalam hidup. Saya merasakan itu sekarang. Madrid menuntut level permainan yang tak bisa saya capai saat ini,” tuturnya.

“Sejujurnya saya masih ingin tampil tiga sampai empat tahun di level tertinggi, dan yakin bisa melakukan itu,” pungkas dia. (Fajar/jpg)

loading...

Most Popular

To Top