Tangani Lima Klub, Mourinho Langsung Sesumbar Ini… – FAJAR sport
Sportainment

Tangani Lima Klub, Mourinho Langsung Sesumbar Ini…

FAJAR SPORT, INGGRIS – Pelatih Manchester United, Jose Mourinho kembali membuat pernyataan kontroversial.

Pelatih berpaspor Portugal ini pernah mengklaim dirinya pelatih The Special One. Pengklaiman ini terlihat sombong, tapi mantan pelatih Chelsea ini tak ambil pusing dengan omongan orang lain. Kini dia kembali membuat pernyataan serupa yang lebih menghebohkan wartawan dan publik.

Moorinho tercatat baru melakoni karir pelatih di tahun 1994 silam, tapi Mourinho mencap dirinya sebagai legenda. Hal itu merujuk pada prestasi yang ditorehkan ketika melatih Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid dan sekarang di Manchester United.

Nama pelatih asal Portugal tersebut mulai populer setelah mengantarkan Porto sebagai juara Liga Champions pada musim 2003/04.

Setelah itu, Mourinho pindah ke Chelsea dan langsung mengantarkan The Blues pada musim pertamanya sebagai kampiun Premier League. Sukses di Inggris, ia mengadu nasib di Serie A bersama Inter Milan dan sukses mengantarkan Nerazzurri meraih treble winner pada tahun 2010.

Setelah itu, Mourinho melanjutkan karir di Spanyol. Lalu, Mourinho menjadi pelatih terakhir Real Madrid yang mampu mengantarkan klub ibukota tersebut menjadi juara La Liga, yaitu pada musim 2011/12.

Kembali ke Chelsea, Mourinho kembali mempersembahkan gelar liga untuk Chelsea pada tahun 2015 lalu sebelum akhirnya dipecat di akhir tahun.

Pelatih 54 tahun tersebut kemudian ditunjuk MU di awal musim ini menggantikan Louis van Gaal dan telah menyumbangkan satu gelar Community Shield. Meskipun ia melihat sulit mengantarkan MU sebagai juara Premier League musim ini, tapi ia mengklaim dirinya sudah menjadi legenda bagi klub bermarkas di Old Trafford tersebut.

“Saya tak menjadikan juara [Premier League] musim ini sebagai ukuran kesuksesan, di mana gelar itu memang tak mungkin tercapai,” kata Mourinho seperti dikutip ESPN.

“Saya adalah legenda di klub saya. Di Porto saya seorang legenda, di Inter, di Chelsea. Saya menjadi bagian sejarah mereka. Di Real Madrid, saya menjadi bagian sejarah mereka, di Manchester United saya menjadi bagian sejarah.”

“Tapi, sejarah ini ditentukan oleh jumlah trofi,” tegasnya. (Fajar/pojok)

loading...

Most Popular

To Top