Hadapi Thailand di Final, Apakah Memori Dua Laga Sebelumnya Akan Terulang? – FAJAR sport
News Update

Hadapi Thailand di Final, Apakah Memori Dua Laga Sebelumnya Akan Terulang?

FAJAR SPORT, JAKARTA – Indonesia sudah dipastikan menghadapi Thailand di laga final Piala AFF 2016, setelah tim Gajah Putih berhasil menyingkirkan Myanmar dengan kemenang agregat 6-0.

Sementara Indonesia sudah terlebih dahulu lolos ke final usai menahan imbang Vietnam 2-2 di markas mereka. Hasil imbang ini membawa tim Garuda Muda melangkah ke final dengan agregat gol 4-3. Pertemuan kedua negara ini di babak final sudah tercatat sebanyak tiga kali.

Sebelumnya, Indonesia pernah menghadapi Thailand di babak final pada tahun 2000, saat itu masih bernama Piala Taiger dan Thailan menjadi tuan rumah. Menghadapi tuan rumah rasanya sangat sulit untuk memenangkan pertandingan.

Indonesia ke final setelah menyingkirkan Vietnam dengan skor 3-2 di semifinal. Sedangkan Thailand mengalahkan Malaysia 2-0. Bertempat di Rajangamala Stadium, Indonesia berjumpa tuan rumah Thailand di partai puncak. Hasilnya memang mengecewakan. Skuad Garuda kalah 1-4 dari Thailand.

Worrawoot Srimaka menjadi bintang kemenangan lewat tiga golnya. Satu gol lain dikemas Tanongsak Prajakkata. Sedangkan satu-satunya gol Indonesia sumbangsih dari Uston Nawawi.

Indonesia dan Thailand kembali bertemu di final Piala AFF 2002 atau secara back to back. Kali ini Indonesia menjadi tuan rumah. Namun, alih-alih membalas kekalahan di final Piala AFF 2000, Indonesia kembali kalah dari Thailand.

Kekalahan terasa menyesakkan lantaran melalui adu penalti setelah di waktu normal dan perpanjangan waktu skor sama kuat 2-2.

czklqwcucaaov1n

Kini, untuk ketiga kalinya Merah Putih bertemu Thailand di Piala AFF. Tentu saja memori buruk menghantui. Tapi, di satu sisi, Indonesia jelas termotivasi untuk membalas dendam kekalahan di dua pertemuan di final sebelumnya. Selain itu, Merah Putih ingin menghapus kutukan final lantaran dalam 4 kali final sebelumnya selalu kalah.

Selain itu, playmaker Indonesia, Stefano Lilipaly juga telah menegaskan, bahwa siapapun yang menjadi lawan pasukan Alfred Riedl, dirinya pastikan bisa mengalahkan mereka. Semoga semangat Lilipaly ini membuahkan hasil, dan Indonesia berhasil mencatatkan sejarah di turnamen terbesar di Asia Tenggara ini. (Aiy/Fajar)

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top